Jakarta, katasulsel.com — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, tampil lebih meyakinkan dibanding rival Asia Tenggaranya, Hakim Danish, pada sesi kualifikasi Moto3 Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park, Sabtu (6/6/2026).

Rider Honda Team Asia itu berhasil mengamankan posisi kesembilan sekaligus memastikan tempat di baris ketiga saat balapan berlangsung Minggu (7/6/2026). Sebaliknya, Hakim Danish harus menerima kenyataan gagal lolos ke sesi Q2 dan akan memulai balapan dari posisi ke-19.

Hasil tersebut mempertegas performa kompetitif Veda sepanjang akhir pekan di Hungaria. Pembalap berusia 17 tahun itu tidak hanya berhasil menembus sesi Q2, tetapi juga sempat membuat kejutan dengan memuncaki catatan waktu sementara.

Pada awal sesi Q2, Veda langsung menunjukkan kecepatan yang menjanjikan. Ia bahkan sempat menjadi pembalap tercepat setelah mencatatkan waktu 1 menit 46,845 detik.

Nama Veda sempat bertengger di urutan pertama sebelum akhirnya digeser pembalap Spanyol, David Almansa, yang kemudian mengamankan pole position dengan waktu terbaik 1 menit 45,686 detik.

Meski akhirnya menutup sesi di posisi kesembilan, Veda tetap menjadi salah satu pembalap Honda terbaik dalam kualifikasi tersebut. Catatan waktunya juga cukup kompetitif di tengah dominasi para pembalap KTM yang menguasai barisan depan.

Sementara itu, nasib berbeda dialami Hakim Danish.

Pembalap Malaysia tersebut harus berjuang melalui sesi Q1 untuk merebut tiket ke Q2. Namun usahanya belum membuahkan hasil setelah hanya menempati posisi kelima pada Q1.

Karena hanya empat pembalap tercepat yang berhak melaju ke Q2, Hakim Danish terhenti lebih awal dan dipastikan start dari urutan ke-19.

Perbedaan hasil kualifikasi ini membuat Veda memiliki keuntungan cukup besar menjelang balapan utama. Dengan start dari posisi sembilan, pembalap Indonesia itu berada sepuluh tingkat lebih baik dibanding rivalnya dari Malaysia.

Namun bagi penggemar Moto3, statistik musim ini menunjukkan bahwa posisi start bukan jaminan hasil akhir.

Veda sendiri beberapa kali membuktikan mampu tampil lebih garang saat race berlangsung. Di sejumlah seri sebelumnya, ia berhasil meraih hasil lebih baik meski memulai balapan dari posisi yang jauh di belakang.

Karena itu, start dari baris ketiga kali ini bisa menjadi modal penting bagi Veda untuk kembali bersaing di rombongan depan.

Sementara bagi Hakim Danish, balapan di Balaton Park akan menjadi ujian untuk melakukan comeback dari barisan belakang.

Kini perhatian pecinta balap Asia Tenggara tertuju ke balapan utama. Mampukah Veda Ega melanjutkan tren positifnya dan kembali mengibarkan Merah Putih di kelompok terdepan Moto3? Atau justru Hakim Danish yang mampu mencuri perhatian lewat aksi menyalip dari posisi ke-19?

Jawabannya akan tersaji saat lampu start Moto3 Hungaria padam pada Minggu sore.(*)