Wajo, katasulsel.com – Minggu malam (22/2/2026), suasana Lapangan Merdeka (Lapmer) Sengkang, berubah jadi lautan manusia. Bukan konser. Bukan pula kampanye.

Yang bikin riuh adalah kehadiran Fenny Frans.

Di panggung utama Wajo Ramadhan Expo (WARE) 2026, perempuan yang akrab disapa FF itu tampil all out. Kemeja custom hijau-kuning-putih. Aura owner vibes. Dikelilingi influencer dan selebgram lokal hingga regional.

Warga mulai memadati lokasi sejak pukul 21.30 WITA, usai tarawih. Istilahnya: auto full.

Begitu sesi berbagi dimulai, kardus-kardus skincare dilempar ke penonton. Riuh. Histeris.

“Sini bu owner, lempar di sini!” teriak warga berebut.

Momentum itu seperti festival euforia. Tapi bukan sekadar bagi-bagi produk. Ada personal branding, ada edukasi, ada positioning.

FF Spill Ilmu, Bukan Cuma Skincare

Sebelum lempar-lempar produk, FF lebih dulu berbagi insight. Ia bicara soal dunia live streaming, konten kreator, dan cara membangun trust di era digital.

“Produk harus punya kualitas. Prosesnya tidak mudah. Jangan pernah mengeluh. Utamanya buat pembeli kita nyaman dulu,” ucapnya lantang.

Ia mengisahkan perjalanan 10 tahun lalu. Tahun 2016, ia rutin ke Pasar Sentral Makassar sejak pagi. Motret dagangan orang, tanya harga, lalu upload di media sosial.

Modalnya? Kepercayaan.

Dari situ relasi dibangun. Branding dibentuk. Sekarang? Berdiri di panggung besar, disambut ribuan pasang mata.

Cerita “from zero to hero” itu jadi magnet tersendiri. Apalagi FF dikenal sebagai salah satu pengusaha skincare sukses di Makassar. Usahanya berkembang pesat dan menyerap banyak tenaga kerja.

Bersambung…