Sidrap, Katasulsel.com – Suasana hangat mewarnai peringatan ulang tahun ke-53 Rusdi Masse, yang akrab disapa RMS, di RMS Land, Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Selasa, 3 Maret 2026. Acara digelar menjelang buka puasa dan diisi dengan kegiatan buka puasa bersama serta pembagian paket sembako kepada ribuan warga.

Yang menarik, hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif. Kehadiran Syaharuddin menegaskan hubungan pribadi yang erat dengan RMS. Meski saat ini berbeda partai—RMS kini tidak lagi menjabat Ketua DPW Sulsel, posisi yang kini dipegang Syaharuddin—kedua tokoh ini tetap tampak akrab, seperti kakak-adik.

RMS menyampaikan rasa syukur atas usianya yang ke-53. Ia menekankan bahwa Ramadan adalah momentum untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. “Bulan Ramadan mengingatkan kita untuk saling peduli; bukan hanya dengan kata, tapi dengan tindakan nyata,” kata RMS di hadapan warga.

Acara juga diisi dengan pembagian paket sembako yang diserahkan langsung oleh RMS dan Syaharuddin kepada warga. Aktivitas ini disambut antusias oleh masyarakat dari berbagai penjuru Kabupaten Sidrap. Anak-anak, ibu-ibu, dan kaum lansia tampak bergembira menerima bantuan tersebut.

Bagi warga, momen ini lebih dari sekadar perayaan ulang tahun. Kehadiran RMS dan Syaharuddin yang akrab meski berbeda jalur politik, dianggap sebagai simbol persahabatan yang tulus. Warga juga mengapresiasi kepedulian kedua tokoh itu, terutama di bulan suci Ramadan.

Acara berlangsung khidmat dan tertib. Selain warga, hadir pula sejumlah pejabat provinsi dan daerah, termasuk anggota DPRD dan Kapolres Sidrap. Meski pejabat hadir, mereka terlihat mengikuti alur acara tanpa formalitas berlebihan, duduk di antara warga, dan ikut merasakan kehangatan suasana.

RMS menegaskan, ulang tahun tahun ini tidak semata untuk dirinya sendiri, tapi untuk berbagi dan mempererat hubungan dengan masyarakat. “Ini bukan tentang saya; ini tentang kita semua, tentang persaudaraan dan kepedulian,” ujarnya.

Hingga adzan maghrib berkumandang, ribuan warga tetap berada di lokasi. Anak-anak bermain dengan riang, ibu-ibu mengatur lauk untuk berbuka puasa, dan paket sembako telah disalurkan dengan tertib. Sore itu meninggalkan kesan hangat, persaudaraan, dan kepedulian yang nyata.(*)

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.