Parepare, katasulsel.com — Gerak-geriknya mencurigakan. Bukan karena membawa barang banyak, tapi karena raut panik yang tak bisa disembunyikan.

Seorang penumpang Kapal Motor KM Dharma Kartika IX memilih mundur saat hendak melewati pemeriksaan X-Ray di Pelabuhan Nusantara Parepare.

Keputusan itu justru membongkar semuanya.

Di balik tas jinjing hitam yang ia tinggalkan, tersimpan barang haram: sabu seberat lebih dari 330 gram.

Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda, menjelaskan pengungkapan ini berawal dari pengawasan ketat petugas di pintu keluar pelabuhan.

“Petugas mencurigai gerak-gerik seorang penumpang saat akan melewati pemeriksaan X-Ray,” ujarnya, Sabtu (11/4).

Alih-alih lanjut, pria itu justru berbalik arah. Ia naik kembali ke kapal.

Namun sebelum itu, ada satu gerakan penting: tasnya dititipkan ke seorang buruh pelabuhan.

Diduga sengaja.

Petugas yang melihat kejadian tersebut langsung bergerak cepat. Tas itu diamankan, lalu diperiksa.

Hasilnya mencengangkan.

Di dalamnya ditemukan lima paket kristal bening yang diduga sabu, dengan total berat lebih dari 330 gram.

“Barang bukti sudah kami amankan,” tegas Indra.

Sementara itu, pelaku justru menghilang.

Polisi sempat melakukan penyisiran, baik di dalam kapal maupun area pelabuhan. Hasilnya nihil.

Pelaku kabur.

Kini, Polres Parepare melalui Satresnarkoba masih terus memburu pria tersebut sekaligus mengembangkan kasus.

Dugaan mengarah pada jaringan peredaran narkotika yang memanfaatkan jalur laut.

Selain sabu, polisi juga mengamankan satu tas jinjing hitam dan satu unit ponsel yang diduga berkaitan dengan pelaku.

Kasus ini masih terus didalami.

Satu tas. Satu keputusan untuk kabur.

Dan 330 gram sabu yang gagal beredar. (*)

Gambar berita Katasulsel