Sidrap, katasulsel.com β Biasanya rumah sakit identik dengan ruang perawatan, antrean pasien, dan tenaga medis berseragam putih.
Namun suasana berbeda justru terlihat di GOR Risma Lanrang, Kecamatan Panca Rijang, Minggu (17/5/2026).
Di tempat itu, RS Adinda Medical Centre sukses menggelar Turnamen Bulutangkis Adinda Cup I 2026 yang mempertemukan berbagai instansi, tenaga kesehatan, hingga komunitas olahraga di Sidrap.
Turnamen perdana tersebut resmi ditutup langsung Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Dalam dunia olahraga, event seperti ini biasa disebut sportivitas lintas institusi, yakni pertandingan yang bukan cuma mengejar juara, tapi juga memperkuat chemistry dan kebersamaan antarinstansi.
Hal itulah yang paling terasa selama Adinda Cup berlangsung.
Dewan Pengawas RS Adinda Medical Centre, dr. Mujahidah, mengatakan turnamen ini menjadi ruang mempererat silaturahmi sekaligus membangun semangat sehat bersama.
βTerima kasih kepada seluruh panitia, peserta, sponsor, wasit, dan semua pihak yang sudah mendukung kegiatan ini,β ujar dr. Mujahidah.
Ia juga mengakui masih ada sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan turnamen perdana tersebut.
Namun menurutnya, itu akan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan Adinda Cup berikutnya.
βKekurangan yang ada tentu akan menjadi evaluasi supaya kegiatan berikutnya bisa lebih baik lagi,β katanya.
Menurut dr. Mujahidah, menang atau kalah bukan hal utama dalam pertandingan seperti ini.
Yang lebih penting adalah rasa kebersamaan yang tumbuh selama turnamen berlangsung.
βYang utama itu kekompakan, kebersamaan, dan silaturahmi antarpeserta,β tuturnya.
Sementara itu, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif memberikan apresiasi kepada RS Adinda Medical Centre yang dinilainya terus berkembang dalam pelayanan kesehatan sekaligus aktif membangun kegiatan sosial dan olahraga di daerah.
βRS Adinda sekarang semakin dicintai masyarakat karena pelayanannya profesional,β kata Syaharuddin.
Menurutnya, rumah sakit saat ini tidak cukup hanya fokus pada layanan medis, tetapi juga harus mampu membangun kedekatan sosial dengan masyarakat.
Ia juga menyinggung pentingnya peningkatan mutu pelayanan kesehatan seiring program BPJS gratis yang dijalankan Pemkab Sidrap.
βYang penting semua fasilitas kesehatan bersinergi melayani masyarakat, bukan saling bersaing,β ujarnya.
Dalam sambutannya, Syaharuddin juga memberi perhatian khusus kepada tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, dan bidan yang selama ini bekerja melayani masyarakat.
βOlahraga penting, tapi jangan lupa tenaga kesehatan juga harus diberikan apresiasi,β pesannya.
Adinda Cup I 2026 sendiri berlangsung meriah dengan diikuti berbagai instansi di Sidrap.
Untuk kategori putra, tim Kemenag Sidrap keluar sebagai juara pertama, disusul RS Arnum di posisi kedua, RS Nene Mallomo juara ketiga, dan PKM Baranti di posisi keempat.
Sementara kategori putri dimenangkan tim PKM Lawawoi, dengan Kejari Sidrap di posisi ketiga dan RS Nene Mallomo di posisi keempat.
Meski turnamen sudah selesai, suasana akrab antar peserta masih terasa di dalam GOR.
Dan dari event itu, RS Adinda seolah ingin menunjukkan bahwa rumah sakit bukan cuma tempat orang berobat, tapi juga bisa menjadi ruang membangun kebersamaan masyarakat Sidrap.
Update terbaru: 17 Mei 2026 19:38 WIB
