Sidrap, Katasulsel.com — Komitmen memperkuat ekonomi kerakyatan mulai ditunjukkan DPRD Kabupaten Sidenreng Rappang dalam menyikapi operasionalisasi Koperasi Merah Putih di desa dan kelurahan.

Di tengah peluncuran nasional program tersebut oleh Presiden RI yang diikuti secara daring di KMP Lalebata, Sabtu (16/5/2026), DPRD Sidrap menegaskan dukungannya terhadap penguatan koperasi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi daerah.

Anggota DPRD Sidrap, Abd Rahman Mustafa, menilai Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis pemerintah pusat dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa.

Menurutnya, program tersebut memiliki potensi besar mendorong lahirnya pusat-pusat ekonomi baru berbasis potensi lokal.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

β€œKoperasi Merah Putih adalah program yang sangat positif karena menyentuh langsung sektor riil masyarakat. Ini bukan hanya soal kelembagaan, tetapi bagaimana ekonomi desa bisa tumbuh lebih kuat dan mandiri,” ujarnya.

Abd Rahman menegaskan, DPRD Sidrap siap mengambil peran aktif dalam memastikan program berjalan efektif, terukur, dan tepat sasaran.

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, desa, dan legislatif menjadi kunci agar koperasi mampu berkembang secara sehat dan berkelanjutan.

β€œDPRD tentu ingin memastikan seluruh proses berjalan baik, mulai dari pembentukan, penganggaran, hingga pengembangan unit usaha koperasi sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah,” katanya.

Menurutnya, setiap desa memiliki karakteristik ekonomi yang berbeda sehingga pendekatan pengembangan koperasi juga perlu disesuaikan dengan potensi lokal.

Ia mencontohkan sektor pertanian, perikanan, perkebunan, hingga layanan usaha masyarakat seperti apotek desa yang dapat menjadi ruang pengembangan koperasi ke depan.

Dengan pola tersebut, koperasi diharapkan tidak hanya menjadi lembaga administratif, tetapi benar-benar menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

β€œYang terpenting adalah membangun koperasi yang profesional, adaptif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa,” jelasnya.

Abd Rahman juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar fungsi pengawasan dan regulasi dapat berjalan optimal.

Menurutnya, keterlibatan DPRD merupakan bagian dari upaya menghadirkan tata kelola koperasi yang transparan dan akuntabel.

Sikap DPRD Sidrap tersebut dinilai menjadi sinyal positif bahwa penguatan ekonomi desa kini mendapat perhatian serius dari lembaga legislatif daerah.

Dengan dukungan berbagai pihak, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu membuka akses usaha yang lebih luas, memperpendek rantai distribusi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan. (*)

Mengawal akurasi dan kedalaman berita

Update terbaru: 16 Mei 2026 14:47 WIB