Spanyol — Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama menegaskan dirinya belum habis meski menjalani hari pertama yang berat pada Moto3 Catalunya 2026.

Rider Honda Team Asia itu bahkan berjanji akan tampil lebih maksimal pada sesi berikutnya dan tidak ingin mengecewakan para pendukungnya di Tanah Air.

“Lihat saja nanti, saya akan tampil lebih maksimal lagi. Saya juga tidak mau mengecewakan fans dan masyarakat Indonesia,” tegas Veda penuh keyakinan usai sesi practice di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Sabtu (16/5/2026).

Pernyataan tersebut muncul setelah Veda mengalami hari yang cukup sulit pada seri Catalunya. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta itu kesulitan menemukan performa terbaik akibat kondisi trek yang minim grip dan suhu lintasan yang rendah.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Pada sesi Free Practice 1 (FP1), Veda hanya mampu menempati posisi ke-23. Sementara saat practice sore hari, performanya mulai meningkat dengan finis di urutan ke-19.

Meski mengalami peningkatan pace, catatan waktunya belum cukup untuk menembus 14 besar hasil kombinasi. Alhasil, juara Asia Talent Cup 2023 itu harus memulai perjuangan dari sesi Qualifying 1 (Q1) demi memburu tiket menuju Q2.

Veda mengakui kondisi lintasan Catalunya kali ini terasa sangat tricky. Ban sulit bekerja optimal sehingga ia sempat kehilangan feeling saat melibas sektor-sektor cepat.

“Sejak awal kondisi lintasan sangat tricky dengan suhu yang rendah dan grip di trek juga minim. Pada sesi pagi saya cukup kesulitan mendapatkan feeling dengan motor,” ujar Veda.

Situasi mulai membaik pada sesi sore setelah tim mekanik Honda Team Asia menemukan setup yang lebih kompetitif untuk motor Honda NSF250RW miliknya. Ritme balap mulai terbentuk dan catatan waktunya perlahan meningkat.

Namun saat menjalani time attack penentuan, Veda justru terjebak traffic pembalap lain sehingga gagal mencatatkan lap bersih.

“Kami berhasil memperbaiki beberapa hal dan pada sesi sore saya merasa jauh lebih nyaman. Tapi saat time attack terakhir, saya terjebak traffic sehingga tidak bisa mendapatkan putaran yang benar-benar bersih,” katanya.

Selanjutnya…

Pemimpin Redaksi
Edy Basri adalah Pemimpin Redaksi Katasulsel.com. Lulus Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers sejak 2018 (Wartawan Utama). Sebelumnya sebagai jurnalis di Koran Harian Fajar.

Update terbaru: 16 Mei 2026 14:57 WIB