Enrekang, Katasulsel.com ā Ketika kualitas udara menjadi perhatian akibat potensi pencemaran dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), langkah sederhana seperti mengenakan masker kembali mendapat perhatian. Di Kabupaten Enrekang, jajaran Kodim 1419/Enrekang turun membagikan ratusan masker kepada masyarakat, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan itu bukan semata-mata membagikan alat pelindung pernapasan. Kodim 1419/Enrekang juga mengingatkan warga agar tidak menganggap remeh paparan asap, terutama ketika harus beraktivitas di luar rumah.
Pembagian masker dilakukan bersama jajaran Koramil 1419/Enrekang sebagai langkah pencegahan untuk membantu mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan udara yang tercemar asap kebakaran.
Dandim 1419/Enrekang, Letkol Inf Hendra Kusuma Wijaya, S.Sos., M.M., mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian TNI terhadap kesehatan masyarakat di tengah potensi dampak karhutla.
Menurut dia, masker yang dibagikan diharapkan bisa dimanfaatkan warga saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya apabila kondisi udara memburuk akibat asap.
Namun, perlindungan diri tidak cukup hanya dengan mengenakan masker. Masyarakat juga perlu memperhatikan kondisi udara dan mengurangi kegiatan di luar rumah apabila asap semakin pekat.
Imbauan itu menjadi penting karena dampak pencemaran udara tidak selalu terlihat dari kejauhan. Ketika asap menyebar, aktivitas sehari-hari masyarakat dapat ikut terganggu, terutama bagi mereka yang harus bekerja atau beraktivitas di ruang terbuka.
Di sisi lain, Kodim 1419/Enrekang mengajak masyarakat mengambil bagian dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Warga diminta tidak melakukan pembakaran sembarangan, baik untuk membuka lahan maupun kepentingan lainnya.
Pencegahan, menurut Dandim, membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Kesadaran masyarakat untuk menghindari pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran menjadi salah satu langkah penting agar dampaknya tidak meluas.
Sebab, ketika kebakaran telanjur terjadi, persoalannya bukan hanya menyangkut lahan dan vegetasi yang terbakar. Asap yang dihasilkan juga berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat serta memengaruhi kualitas lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 1419/Enrekang menegaskan peran jajaran TNI dalam mendukung upaya perlindungan masyarakat, termasuk melalui kegiatan sosial dan imbauan pencegahan bencana.
Bagi warga, masker mungkin terlihat sebagai perlengkapan sederhana. Namun, di tengah ancaman asap, perlindungan diri dan kewaspadaan tetap menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan.
Kodim berharap pembagian masker itu dapat mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kualitas udara sekaligus meningkatkan kesadaran untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Enrekang. (FungFi)
