Enrekang, Katasulsel.com β Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang menjalin kerja sama strategis dengan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) untuk memberikan jaminan perlindungan kepada petani dari risiko gagal panen. Program ini mencakup perlindungan asuransi usaha tani pada lahan seluas 1.500 hektare, yang terdiri dari 1.000 hektare padi dan 500 hektare jagung.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab Enrekang dan Jasindo berlangsung di Ruang Rapat Bupati Enrekang dan dilakukan oleh Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangga, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPHP) Ikbar Ashadi, serta perwakilan Jasindo Muhammad Ikbal.
Bupati Enrekang H. Yusuf Ritangga menyatakan komitmennya untuk melindungi petani dari risiko yang terkait ketergantungan mereka pada kondisi alam. βSejak awal kami dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati, salah satu prioritas kami adalah bagaimana memikirkan persoalan gagal panen. Kita tahu persis petani sangat tergantung pada kondisi alam, sehingga jaminan gagal panen ini sangat penting bagi mereka,β ujar Yusuf Ritangga.
Rabu, 07/10/26.
Menurutnya, program asuransi ini juga menjadi upaya mitigasi menghadapi dampak cuaca ekstrem seperti fenomena El Nino yang dapat mempengaruhi hasil panen. βHari ini ada dua PKS, yakni untuk padi dan jagung. Mudah-mudahan berikutnya bisa ada PKS untuk komoditas hortikultura,β tambahnya.
Bupati juga menjelaskan bahwa perlindungan ini akan dilaksanakan secara bertahap mengingat keterbatasan anggaran daerah di tengah kondisi efisiensi anggaran saat ini. βMemang membutuhkan biaya yang sangat besar, apalagi dalam kondisi efisiensi anggaran. Jadi untuk sementara hanya padi dan jagung dulu yang kami lakukan,β jelas Yusuf Ritangga.
Meski demikian, ia optimistis program ini akan terus berkembang sehingga kesejahteraan petani di Enrekang bisa terus meningkat. βInsyaallah pelan-pelan, selangkah demi selangkah, kita akan menuju pada kesejahteraan petani. Semoga program ini dapat bermanfaat kepada masyarakat,β ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan PT Asuransi Jasa Indonesia Muhammad Ikbal menyambut positif kerja sama ini dan berharap perlindungan yang diberikan dapat memperkuat ketahanan petani Enrekang menghadapi risiko gagal panen. βUntuk pertanaman Oktober hingga Desember 2026, petani padi dan jagung yang ingin mengikuti program tersebut dapat segera mendaftarkan lahannya melalui masing-masing penyuluh pertanian di desa,β jelas Muhammad Ikbal.
Turut hadir dalam acara tersebut Plt Sekda Enrekang Zulkarnain Kara, Kadis PUTR Andi Sapada, Asisten I Harwan Sawati, Asisten II Gaswan, dan Asisten III Mursalim Bagenda.
Dengan terwujudnya kerja sama ini, Pemkab Enrekang berharap dapat terus memperluas perlindungan, khususnya pada komoditas hortikultura, yang menjadi sektor dominan dalam pertanian di wilayah ini, terutama bawang merah. Bupati juga mengungkapkan harapannya agar program jaminan gagal panen pada komoditas hortikultura segera terealisasi untuk mendukung kesejahteraan petani lokal.(FungFi)
