Tipue Sultan — Sulsel Editor
Mengawal akurasi dan kedalaman berita

Pinrang, katasulsel.com — Aksi senyap. Cepat. Nyaris tanpa jejak.

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Jalan Kemuning, Kelurahan Penrang, Kecamatan Watang Sawitto, kini jadi perhatian serius Polres Pinrang.

Dua pria berinisial MI dan AI diburu.

Kerugian? Tidak kecil.

Ditaksir mencapai Rp2 miliar.

Polanya bukan kerja amatiran. Rapi. Terencana. Seperti sudah dipetakan sejak awal.

Informasi yang dihimpun menyebut, keduanya bukan nama baru. MI dan AI diduga residivis—pernah masuk penjara, kini kembali bermain di pola yang sama.

Mereka disebut piawai.

Mulai dari pengintaian lokasi, membaca celah, hingga eksekusi cepat—dengan jejak yang minim.

Ini bukan sekadar pencurian biasa.

Lebih mirip operasi.

Tidak berhenti di Pinrang, pergerakan mereka juga diduga lintas wilayah. Bahkan mengarah ke jaringan antarprovinsi.

Geraknya dinamis. Sulit ditebak.

Kasat Reskrim Polres Pinrang, Ananda Gunawan, membenarkan timnya kini sedang melakukan pengejaran intensif.

“Kami terus melakukan upaya maksimal. Jika masyarakat memiliki informasi, segera laporkan,” tegasnya.

Di lapangan, tim Resmob bergerak.

Perburuan berlangsung. Senyap, tapi serius.

Sementara itu, masyarakat diminta tidak lengah. Pola pelaku yang terorganisir membuat risiko bisa muncul kapan saja.

Kewaspadaan jadi kunci.

Karena satu hal mulai terlihat—

Pelaku belum tertangkap.

Dan mereka masih di luar sana.(*)

Gambar berita Katasulsel