Sidikalang, Katasulsel.com — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Dairi Sumatera Utara mengontrak lahan milik Pemerintah Kabupaten Dairi guna pengembangan agribisnis.
Hal itu disampaikan Direktur Utama, Tamrin Pandiangan di Sidikalang, Jumat (22/5/2026).
Lahan dimaksud berada di 3 lokasi. Yakni Balai Benih Ikan (BBI) Bantun Kerbo Desa Sumbul Kecamatan LaeParira, areal bekas perumahan di Jalan Gereja Sidikalang dan 4 hektar di Huta Nadeak Kelurahan Sidiangkat Kecamatan Sidikalang.
βKami sewa 3 lokasi. Nilai sewa total Rp110 juta untuk tempo 5 tahunβ, kata Tamrin.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Biaya sewa, kata Tamrin, diambil dari sisa atau istilah umum silpa tahun 2025 sebesar Rp730 juta.
Diterangkan, manajemen perusahaan plat merah dimaksud dilantik tahun 2025. Kegiatan saat ini ada 2 item.
Yakni budidaya bebek sebanyak 700 ekor dan ikan lele sebanyak 60 ribu ekor. Usaha dimulai Februari kemarin.
βBebeknya sudah mulai produksi telor. Ditarget dinaikkanpada populasi 5000 sampai 10.000 ekor. Dari besaran itu, 700 butir telor dihasilkan setiap hariβ, kata Tamrin didampingi Tenaga Ahli, Jimmy Cibro.
Selanjutnya, panen ikan lele diproyeksikan 1 kali dalam 6 bulan. Kedua usaha tersebut dipusatkan di BBI Bantun Kerbo.
Diutarakan, lahan 4 hektar di Huta Nadeak sangat bersemak. Istilah petani, βmarbujallakβ . Lama tidak terurus. Pihaknya merencanakan budidaya kopi sebagai bagian memulihkan nama harum Kopi Sidikalang.
βPemerintah perlu punya kebun kopi sendiri yang dikelola secara intensif dan profesional sebagai percontohanβ, kata Tamrin.
Memang, kata Tamrin, butuh modal relatif besar didukung resources. Diungkapkan, penyertaan modal tahun perdana Rp1 milliar. Selanjutnya, di 2026 dialokasikan di APBD Rp500 juta. Dari besaran itu, pengeluaran untuk gaji dan operasional rata-rata Rp70 juta.
