Sidrap, Katasulsel.com — Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang), Assoc. Prof. Dr. H. M. Rais Rahmat Razak, M.Si., menjadi narasumber dalam Workshop Pendidikan yang diselenggarakan Direktorat Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (Ditjen PAUD, Dikdas dan PNFI) bersama Komisi X DPR RI.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Al-Ghoni Hotel Grand Sidny, Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Minggu (27/9/2026).

Workshop tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Muslimin Bando, Widya Prada Ahli Utama Direktorat Sekolah Dasar Abdul Halim Muharram, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Sidrap Sirajuddin, Kepala Dinas Porapar Sidrap Muhammad Aries Yasin, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, serta sejumlah undangan lainnya.

Anggota DPR RI Drs. H. Muslimin Bando, M.Pd., dalam sambutannya mengapresiasi kinerja PGRI Sidenreng Rappang (Sidrap) yang dinilai aktif mendorong peningkatan kapasitas guru, termasuk melalui pelaksanaan Porsenijar se-Sulawesi Selatan.

“Saya mengapresiasi kinerja PGRI Sidenreng Rappang dan para guru. Ketua PGRI adalah Ibu Wakil Bupati yang telah melaksanakan event Porsenijar se-Sulawesi Selatan,” kata Muslimin Bando.

Muslimin yang juga berlatar belakang guru mengatakan, revitalisasi sekolah tidak hanya menyangkut pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas pembelajaran dan outcome belajar.

“Saya adalah guru yang sekarang menjadi anggota DPR RI, merasakan betul bagaimana sekolah sangat membutuhkan revitalisasi, yang tidak hanya terbatas pada fisik, tapi paling penting adalah revitalisasi kualitas dan outcome belajarnya,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru sebagai bagian dari upaya menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang. Ia pun mengajak peserta memanfaatkan workshop untuk menambah wawasan dan meningkatkan kemampuan dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Rais Rahmat Razak hadir sebagai salah satu pemateri bersama Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah dan perwakilan Kementerian Pendidikan.

Dr. Rais menyampaikan bahwa penguatan kompetensi guru sangat penting sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan. Menurutnya, guru tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dalam menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga perlu terus mengembangkan kapasitas dan beradaptasi dengan perubahan dalam dunia pendidikan.

ā€œGuru memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas pembelajaran. Karena itu, peningkatan kompetensi dan kemampuan beradaptasi perlu dilakukan,ā€ ujar Dr. Rais.

Ia menyampaikan, workshop menjadi ruang penting bagi para pendidik untuk saling berbagi pengalaman, memperluas wawasan, sekaligus memperoleh pemahaman mengenai perkembangan kebijakan dan praktik pendidikan.

ā€œKegiatan seperti ini penting karena memberikan ruang bagi guru untuk mendapatkan pengetahuan baru, berdiskusi, dan memperkuat kapasitas dalam menghadapi tantangan pendidikan,ā€ katanya.

Dr. Rais berharap pengetahuan yang diperoleh peserta tidak berhenti pada kegiatan workshop, tetapi dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Kabupaten Sidrap menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan workshop tersebut.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada para guru untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi dalam menjalankan tugas profesionalnya.

Ia berharap guru yang mengikuti workshop dapat membagikan pengetahuan yang diperoleh kepada rekan-rekan pendidik lainnya yang belum mendapat kesempatan mengikuti pelatihan serupa.

ā€œKami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari kegiatan ini tidak hanya berhenti pada peserta, tetapi dapat dibagikan kepada guru-guru lainnya. Dengan demikian, manfaat workshop ini bisa dirasakan lebih luas,ā€ kata Nurkanaah.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan kementerian menjelaskan secara teknis proses dan tahapan yang perlu dilakukan sekolah untuk mendapatkan program revitalisasi satuan pendidikan.

Ia juga mengapresiasi langkah sekolah-sekolah di Kabupaten Sidrap yang dinilai aktif dan cekatan dalam mencari informasi serta mengusulkan program-program pemerintah.

Menurutnya, keaktifan sekolah dalam mengakses dan mengusulkan program turut membuka peluang lebih besar bagi satuan pendidikan untuk mendapatkan dukungan pemerintah.

Ia menyebut, pada 2026 terdapat lebih dari 100 sekolah di Kabupaten Sidrap yang mendapatkan program revitalisasi. (*)