Sidrap, Katasulsel.com — Rapat evaluasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) masih berlanjut malam nanti, Rabu, 20 Mei 2026.

Bupati Syaharuddin Alrif dan Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf. Andi Zulhakim Asdar yang pimpin.

Berbeda malam sebelumnya, rapat sebentara malam, fokus pembahasan tertuju pada 34 desa. Mereka akan di evaluasi terkait kesiapan lahan. Bupati dan Dandim akan memastikan apakah sudah punya lahan atau belum untuk pembangunan koperasi.

Sementara itu, Bupati SAR — akronim Syaharuddin Alrif menegaskan tujuan rapat malam nanti diperlukan untuk menentukan arah percepatan program KDKMP di desa-desa.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

“Intinya, malam nanti 34 desa itu akan ditanyai soal kesiapan lahannya apa sudah ada atau belum. Jika belum tentu akan ditanya apa kendalanya dan sebagainya,” ujar bupati.

Bupati melanjutkan, bila ditemukan desa yang belum memiliki lokasi pembangunan, Pemkab Sidrap akan memastikan persoalan itu tidak akan dibiarkan berlarut.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi UKM Nakertrans Sidrap, Adli Lukman, menegaskan seluruh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang masih terkendala lahan akan dicarikan solusi agar pembangunan koperasi tetap berjalan.

“Tidak boleh ada desa tertinggal hanya karena persoalan lahan,” menjadi semangat utama dalam evaluasi tersebut.

Di sisi lain, Bupati Syaharuddin Alrif juga memanggil Kepala Dinas Pemdes Sidrap, Andi Surya Praja Hadiningrat, untuk memastikan kesiapan desa dari sisi infrastruktur.

Pembangunan jalan beton, jembatan, hingga akses penunjang lain ikut menjadi perhatian, terutama untuk memudahkan mobilitas menuju lokasi koperasi yang akan dibangun.

Baca terus………

Pemimpin Redaksi
Edy Basri adalah Pemimpin Redaksi Katasulsel.com. Lulus Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers sejak 2018 (Wartawan Utama). Sebelumnya sebagai jurnalis di Koran Harian Fajar.