Sidrap, katasulsel.com – Hitung mundur dimulai. Polling Camat Paling Merakyat Versi Pembaca Katasulsel.com kini resmi memasuki fase paling krusial. Per 26 Mei 2026, waktu yang tersisa menuju penutupan voting tinggal 8 hari lagi.
Pimpinan redaksi (Pimred) Katasulsel.com, Edy Basri, menegaskan polling partisipatif ini akan ditutup pada 3 Juni 2026 tepat pukul 00.00 WITA, setelah itu seluruh suara akan dikunci oleh sistem dan pemenang resmi akan diumumkan melalui website Katasulsel.com.
Dengan waktu yang makin sempit, persaingan di papan atas justru kian memanas.
Saat ini, Camat Tellu Limpoe, H. Ridwan Bachtiar, masih bertahan di posisi puncak dengan 2.440 suara atau 37 persen. Namun dominasi itu belum sepenuhnya aman. (Hasilnya dapat dilihat di setiap bagian dalam artikel, red)
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Di belakangnya, Camat Pitu Riase, Andi Mukti Ali, terus memberi tekanan dengan 1.987 suara atau 30 persen. Selisih 453 suara membuat duel dua besar masih sangat terbuka.
Jika dalam delapan hari ke depan terjadi lonjakan partisipasi pembaca, peta persaingan bisa berubah sewaktu-waktu.
Sementara itu, Maritengngae masih menjaga posisi ketiga dengan 534 suara (8 persen), disusul Dua Pitue (461 suara) dan Pitu Riawa (447 suara) yang masih berpeluang mengganggu persaingan papan tengah.
Polling ini memang bukan survei ilmiah, bukan juga ukuran kinerja camat, melainkan partisipasi pembaca dengan indikator kedekatan camat dengan warga, respons terhadap persoalan masyarakat, serta dukungan terhadap aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Hal ini sejalan dengan harapan Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, agar Camat dan pejabat lainnya di bawah pemerintahannya senantiasa memposisikan diri sebagai ‘pelayan’ yang dekat dengan rakyat.
Lebih jauh Edy Basri menjelaskan, sistem voting pada polling ini dibatasi 1 perangkat/IP untuk 1 suara. Tujuannya, agar setiap dukungan memiliki bobot yang sama.
Ditgaskan pula, polling ini sangat bersih dan ‘sehat’ tanpa rekayasa apapun. Semuanya diolah oleh sistem dan hasil polling langsung dimunculkan di website.
Secara analisis, 8 hari tersisa adalah fase paling menentukan. Dalam polling digital, selisih ratusan suara masih sangat mungkin terkejar jika terjadi mobilisasi dukungan atau peningkatan partisipasi publik.
Tellu Limpoe memang masih kokoh di puncak. Namun Pitu Riase belum keluar dari jalur perebutan.
Kini perhatian pembaca tertuju pada satu pertanyaan besar: bertahan di puncak, atau tumbang di tikungan akhir?
Karena di polling ini, delapan hari terakhir bisa menjadi penentu siapa benar-benar paling merakyat versi pembaca. (edybasri)
