Sidrap, katasulsel.com – Seekor sapi kurban berbobot 910 kilogram berdiri menjadi pusat perhatian di halaman Masjid Nurul An-Nur Jumail, Selasa (26/5/2026). Namun cerita bantuan Presiden Republik Indonesia untuk Sidrap tahun ini tak berhenti pada ukuran hewan yang nyaris menyentuh satu ton.

Ada rantai yang lebih panjang di baliknya: dari kandang peternak lokal, masuk ke tangan pemerintah, lalu berakhir di dapur ratusan warga.

Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, menyerahkan langsung sapi kurban bantuan Presiden Prabowo Subianto kepada masyarakat Kabupaten Sidrap dalam prosesi yang disaksikan unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.

Yang menarik, sapi kurban tersebut bukan didatangkan dari luar daerah. Hewan itu dibeli dari peternak lokal Sidrap, Amirullah.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Artinya, bantuan kurban nasional ini bergerak dalam dua jalur sekaligus: membantu masyarakat penerima manfaat, sekaligus menghidupkan ekonomi peternak lokal.

Di tengah perhatian publik pada distribusi bantuan sosial, skema seperti ini menunjukkan bahwa satu kebijakan bisa menyentuh dua lapis kebutuhan—ekonomi rakyat dan kepentingan sosial.

Dalam keterangannya, Wabup Nurkanaah menegaskan bantuan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu serta kelompok masyarakat yang berada dalam pembinaan.

“Alhamdulillah, ini amanah langsung dari Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk masyarakat Sidrap. Sapi ini akan dibagikan dalam bentuk 500 kantong daging kurban agar penyalurannya merata dan tepat sasaran,” ujarnya.

Daging kurban dijadwalkan didistribusikan Rabu, 27 Mei 2026 pukul 14.00 WITA, dan akan ditangani oleh pengurus Masjid Nurul An-Nur Jumail.

Jika dihitung dari bobotnya, sapi seberat 910 kilogram bukan hanya menjadi simbol kurban besar, tetapi juga potensi manfaat yang menjangkau ratusan penerima.

Di sisi lain, pembelian dari peternak lokal memberi pesan penting: program bantuan pemerintah tidak harus selalu berhenti pada seremonial penyerahan, tetapi bisa menjadi sirkulasi ekonomi yang kembali ke masyarakat.

Dari kandang Amirullah, sapi itu kini bersiap berubah bentuk—bukan lagi hewan ternak, tetapi 500 kantong daging kurban yang akan masuk ke rumah-rumah warga.

Dan di titik itu, bantuan negara tidak hanya turun dari pusat. Ia berputar di daerah, menyentuh peternak, masjid, lalu sampai ke meja makan masyarakat Sidrap.

Kegiatan penyerahan turut dihadiri Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Ahmad Dollah, Kadis Perhubungan Andi Bahari, Kabag Kesra Syamsuddin, Plt Kasatpol PP dan Damkar Andi Gustianti, bersama unsur pemerintah daerah dan masyarakat setempat. (*)

Pemimpin Redaksi
Edy Basri adalah Pemimpin Redaksi Katasulsel.com. Lulus Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers sejak 2018 (Wartawan Utama). Sebelumnya sebagai jurnalis di Koran Harian Fajar.