Makassar, katasulsel.com – Katasulsel.com mencatat tren pertumbuhan yang menggembirakan dalam 28 hari terakhir. Berdasarkan data performa Google, portal berita yang berbasis di Sulawesi Selatan itu berhasil meraih 13,1 ribu klik organik dengan kenaikan 58 persen dibanding periode sebelumnya.
Jumlah tayangan atau impresi bahkan menembus 401 ribu, meningkat 26 persen.
Di balik lonjakan tersebut, terdapat dua tema yang menjadi magnet utama pembaca, yakni fenomena “Guru Bahasa Inggris Viral” dan pemberitaan seputar Moto3 yang menampilkan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama.
Tiga artikel terkait “Guru Bahasa Inggris Viral” menjadi penyumbang trafik terbesar.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Artikel “Baru Hitungan Jam, Video Guru Bahasa Inggris Viral Langsung Meledak di Medsos, Ini yang Bikin Publik Heboh” meraih 2.120 klik.
Disusul artikel “6 Menit yang Bikin Heboh, Video Bu Guru Bahasa Inggris Bikin Warganet Susah Move On” dengan 1.730 klik.
Sementara artikel “Video Guru Bahasa Inggris Viral Picu Kepanikan Digital, Pakar Ingatkan Bahaya Phishing dan Hoaks” mengumpulkan lebih dari 1.000 klik.
Namun bukan hanya isu viral yang menarik perhatian pembaca.
Pemberitaan olahraga, khususnya Moto3, juga mulai menjadi kekuatan baru Katasulsel.
Artikel tentang Veda Ega Pratama menunjukkan tren yang terus meningkat, terutama saat pembalap muda Indonesia tersebut tampil dalam seri-seri Moto3 dunia.
Salah satu artikel yang mencuri perhatian pembaca adalah “Veda Ega Tembus Q2 dan Start Barisan Kedua: Saya Bilang, Lihat Saja Nanti!” yang berhasil meraih ratusan klik dalam waktu singkat.
Keyword “Veda Ega Pratama” bahkan masuk dalam daftar pencarian teratas yang mengarahkan pembaca ke Katasulsel.
Pimpinan Redaksi Katasulsel.com, Edy Basri, menilai fenomena tersebut menunjukkan perubahan perilaku pembaca yang semakin beragam.
Menurutnya, masyarakat tidak hanya mencari berita viral, tetapi juga membutuhkan informasi olahraga yang cepat, mendalam, dan memiliki sudut pandang berbeda.
“Kami melihat Moto3, khususnya kiprah Veda Ega Pratama, memiliki basis pembaca yang sangat loyal. Setiap perkembangan terbaru selalu mendapat respons positif dari pembaca. Ini menjadi salah satu kanal yang terus kami perkuat,” ujar Edy Basri, Sabtu (30/5/2026).
Ia mengungkapkan, yang paling menggembirakan adalah dominasi trafik non-brand yang mencapai 98 persen.
Artinya, hampir seluruh pembaca menemukan artikel Katasulsel melalui pencarian Google, bukan karena secara khusus mencari nama medianya.
“Bagi media berita, ini sangat bagus. Artinya konten yang kami produksi mampu bersaing di level nasional dan ditemukan langsung oleh pembaca melalui mesin pencari. Ini menunjukkan kualitas dan relevansi konten mulai mendapat kepercayaan dari Google,” katanya.
Selain trafik dari penelusuran biasa, Katasulsel juga memperoleh kunjungan dari Google News, Penelusuran Berita, Penelusuran Gambar, hingga Google Discover.
Mayoritas pembaca berasal dari Indonesia, namun mulai muncul pembaca dari Malaysia, Singapura, Taiwan, dan sejumlah negara lainnya.
Menurut Edy Basri, capaian tersebut menjadi bukti bahwa media lokal tidak boleh hanya berpikir lokal.
Dengan strategi konten yang tepat, media daerah mampu menjangkau pembaca nasional bahkan internasional.
“Kami akan terus mengembangkan tiga kekuatan utama, yakni berita lokal Sulawesi Selatan, isu-isu viral yang menjadi perhatian publik, serta olahraga internasional seperti Moto3 yang memiliki basis penggemar besar di Indonesia,” pungkasnya.
Di tengah ketatnya persaingan media digital, tren ini menjadi sinyal positif bahwa media lokal masih memiliki ruang luas untuk tumbuh, selama mampu menghadirkan informasi yang cepat, relevan, dan memiliki nilai tambah bagi pembaca. (*)
