Jakarta, katasulsel.com – Biasanya paddock Moto3 dipenuhi suara mesin, aroma ban panas, dan teknisi yang sibuk memelototi data telemetri.

Namun jelang seri Moto3 Italia 2026 di Mugello, suasananya berbeda.

Yang ramai dibicarakan bukan hanya catatan waktu atau peluang podium.

Nama Veda Ega Pratama justru disebut-sebut membuat garasi Honda Team Asia berubah seperti ruang negosiasi bisnis raksasa.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Pembalap muda asal Indonesia itu kini tidak lagi sekadar menjadi sorotan karena keberaniannya di lintasan.

Veda berubah menjadi magnet baru yang membuat banyak sponsor berebut masuk ke lingkaran Moto3.

Fenomena ini membuat suasana di internal Honda Team Asia disebut ikut berubah drastis.

Jika sebelumnya fokus tim hanya tertuju pada pengembangan motor dan strategi balapan, kini mereka juga harus menghadapi gelombang proposal kerja sama dari berbagai brand yang ingin menempel pada nama Veda.

Di Mugello, nama Veda memang sedang naik sangat cepat.

Rookie asal Gunungkidul itu tidak hanya berhasil menarik perhatian publik Indonesia, tetapi juga mulai menjadi bahan pembicaraan di paddock Eropa.

Performa yang terus meningkat membuat banyak pihak melihat Veda sebagai salah satu aset masa depan Moto3.

Yang menarik, ledakan popularitas ini datang bersamaan dengan meningkatnya eksposur komersial.

Dalam beberapa pekan terakhir, berbagai laporan menyebut minat sponsor terhadap Veda meningkat tajam hingga membuat manajemen Honda Team Asia harus bekerja ekstra mengatur berbagai permintaan kerja sama yang terus berdatangan.

Di dunia balap modern, kondisi seperti ini biasanya hanya dialami pembalap yang memiliki kombinasi langka: performa, pasar besar, dan daya tarik publik.

Dan Veda perlahan mulai masuk ke kategori tersebut.

Indonesia selama ini dikenal sebagai salah satu pasar sepeda motor terbesar di dunia.

Ketika seorang pembalap muda Indonesia mulai tampil kompetitif di level dunia, dampaknya langsung terasa ke sektor bisnis dan pemasaran.

Brand-brand besar melihat peluang yang tidak bisa diabaikan.

Mugello akhirnya bukan hanya menjadi arena pertarungan kecepatan.

Sirkuit legendaris Italia itu berubah menjadi panggung yang memperlihatkan bagaimana seorang pembalap muda Indonesia mulai membangun nilai ekonomi yang jauh lebih besar dari sekadar hasil balapan.

Selanjutnya…………

Pemimpin Redaksi
Edy Basri adalah Pemimpin Redaksi Katasulsel.com. Lulus Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers sejak 2018 (Wartawan Utama). Sebelumnya sebagai jurnalis di Koran Harian Fajar.