Sidrap, Katasulsel.com β Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PK) Gelombang 69 Universitas Hasanuddin mulai membangun kolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Baranti, Puskesmas Baranti, sekolah, dan masyarakat melalui Seminar Program Kerja yang digelar pada Selasa (14/7).
Seminar menjadi langkah awal untuk menyelaraskan program pengabdian mahasiswa dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung berbagai program pembangunan dan layanan kesehatan yang telah berjalan di Kecamatan Baranti.
Pelaksanaan KKN-PK Gelombang 69 di Kelurahan Baranti berada di bawah supervisi Anshar Saud, S.Si., M.Farm., Apt. Sebanyak delapan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu kesehatan terlibat dalam kegiatan tersebut, meliputi Farmasi, Pendidikan Dokter, Psikologi, Kesehatan Masyarakat, Fisioterapi, Kedokteran Gigi, dan Kedokteran Hewan. Kolaborasi lintas profesi ini diharapkan mampu menghadirkan pendekatan kesehatan yang lebih komprehensif selama masa pengabdian.
Sekretaris Kecamatan Baranti, A. Budi Setyawan, S.H., menekankan pentingnya membangun hubungan yang baik antara mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat selama pelaksanaan KKN.
“Mahasiswa harus mampu membangun kolaborasi yang baik dengan pemerintah dan masyarakat. Jika kalian baik kepada masyarakat, maka masyarakat juga akan baik kepada kalian,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Baranti, Muhammad Tang, S.KM., M.Kes., berharap program kerja mahasiswa dapat memperkuat berbagai layanan kesehatan yang telah berjalan, mulai dari Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), promosi kesehatan, imunisasi, pencegahan dan pengendalian penyakit, hingga program gizi.
Menurutnya, seluruh kegiatan mahasiswa juga diharapkan menerapkan pendekatan Integrasi Layanan Primer (ILP) agar pelayanan kesehatan dapat dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan Puskesmas, Posyandu, dan satuan pendidikan.
“Kami berharap program kerja mahasiswa dapat memperkuat program Puskesmas melalui kolaborasi dengan Posyandu dan sekolah sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat,” katanya.
Dalam sesi diskusi, sejumlah masukan turut disampaikan peserta seminar. Pemerataan edukasi kesehatan di seluruh sekolah di Kelurahan Baranti dinilai penting agar seluruh siswa memperoleh manfaat yang sama. Selain itu, Kepala SDN 2 Baranti mengusulkan agar edukasi gizi tidak hanya berfokus pada pembagian makanan, tetapi juga disertai penjelasan mengenai kandungan dan manfaat gizinya.
Usulan lain yang mengemuka ialah pentingnya edukasi mengenai pengenalan dan pengelolaan emosi bagi siswa kelas VI sekolah dasar sebagai bekal menghadapi masa pra-pubertas.
Selain menjalankan program kesehatan, mahasiswa KKN-PK Gelombang 69 juga diharapkan berpartisipasi dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui dukungan terhadap kegiatan olahraga, malam kesenian, serta berbagai perlombaan di tingkat kecamatan.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, KKN-PK Gelombang 69 Universitas Hasanuddin diharapkan tidak hanya menghadirkan program yang bersifat seremonial, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat layanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Baranti.(*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
