Sidrap, katasulsel.com — Ada yang berbeda di Aula Desa Kanie, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin siang, 13 Juli 2026.
Sejumlah mahasiswa mengenakan atribut kampus tampak sibuk mempersiapkan presentasi. Mereka bukan sedang mengikuti kuliah. Bukan pula datang untuk penelitian semata.
Mereka datang membawa misi.
Misi kesehatan.
Mereka adalah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin yang akan menghabiskan masa pengabdiannya di Desa Kanie.
Namun kali ini mereka tidak datang dengan pendekatan lama yang sekadar memberi penyuluhan lalu pulang.
Mereka membawa serangkaian program yang dirancang berdasarkan kondisi nyata masyarakat.
Mulai dari ancaman hipertensi, diabetes melitus, masalah gizi, kesehatan gigi anak, hingga bahaya rabies.
Semua dipaparkan dalam Seminar Program Kerja yang dihadiri unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader kesehatan, tokoh masyarakat, hingga warga setempat.
Seminar tersebut menjadi pintu masuk kolaborasi antara kampus dan masyarakat dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan warga Desa Kanie.
Koordinator Desa KKN Profesi Kesehatan 69 Unhas, A. Muhammad Reza Fitrah, menjelaskan bahwa seluruh program yang akan dijalankan bukanlah hasil tebak-tebakan.
Semua disusun berdasarkan observasi lapangan dan diskusi bersama pemerintah desa serta tenaga kesehatan.
“Kami ingin program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu sebelum menyusun kegiatan, kami melakukan observasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak,” katanya.
Dari hasil identifikasi tersebut, lahirlah sejumlah program unggulan.
Ada KANIE SEHAT, program skrining penyakit tidak menular yang terintegrasi untuk mendeteksi faktor risiko kesehatan sejak dini.
Ada pula edukasi dan skrining hipertensi serta diabetes melitus yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Sidrap.
Untuk anak-anak, mahasiswa menghadirkan program GEMBIRA, sebuah edukasi pencegahan diabetes sejak usia dini.
Sementara kesehatan gigi dan mulut akan disentuh melalui program CERIA, yang dirancang agar anak-anak lebih memahami pentingnya menjaga kebersihan gigi.
Ancaman rabies yang masih menjadi perhatian kesehatan masyarakat juga tidak luput dari perhatian melalui program BERANI, berupa edukasi pencegahan rabies kepada masyarakat.
Di bidang gizi, mahasiswa akan memperkenalkan RACIK GIZI KANIE, demonstrasi pemberian makanan tambahan berbasis pangan lokal yang mudah diperoleh masyarakat.
Tidak hanya itu.
Para siswi sekolah dasar juga akan mendapatkan edukasi penggunaan tabir surya melalui program SUN SMART, sementara anak-anak sekolah akan dibekali pengetahuan mengenai postur tubuh ergonomis untuk mencegah gangguan kesehatan di masa depan.
Mewakili Kepala Desa Kanie, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) H. Agus Abdullah menyampaikan apresiasinya terhadap program yang dipersiapkan mahasiswa.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi peluang besar bagi masyarakat untuk mendapatkan edukasi kesehatan yang bermanfaat.
Ia juga mengajak para orang tua untuk aktif mendampingi anak-anak selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Apresiasi serupa disampaikan Sekretaris Kecamatan Maritengngae, Dewi Abbas, SH., M.Tr.A.P.
Ia berharap kehadiran mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan kesehatan yang masih ditemukan di tengah masyarakat.
Terutama penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi yang jumlah penderitanya terus meningkat dari tahun ke tahun.
Bagi Desa Kanie, kehadiran mahasiswa KKN ini bukan sekadar program tahunan.
Lebih dari itu, ini adalah momentum memperkuat budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Sebab kesehatan bukan hanya urusan puskesmas atau tenaga medis.
Kesehatan adalah urusan bersama.
Dan dari Desa Kanie, langkah kecil itu mulai dijalankan.
Dengan kolaborasi antara kampus, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, harapan menuju desa yang lebih sehat perlahan sedang dibangun.
Satu edukasi.
Satu pemeriksaan kesehatan.
Dan satu perubahan perilaku pada satu waktu. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
