Pinrang, Katasulsel.com — Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pinrang terus menunjukkan tren peningkatan. Pada 2025, IPM Pinrang tercatat naik menjadi 75,87, dari sebelumnya 75,43 pada 2024, atau meningkat sebesar 0,44 poin. Capaian ini kembali menempatkan Pinrang dalam kategori IPM tinggi.

Kabupaten Pinrang menjadi salah satu daerah yang konsisten mencatat pertumbuhan pembangunan manusia di Sulawesi Selatan dalam beberapa tahun terakhir.

Kenaikan IPM ini melanjutkan tren positif tahun sebelumnya, di mana pada 2024 juga terjadi peningkatan dari 74,70 pada 2023. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan manusia di Pinrang berjalan secara bertahap dan berkelanjutan.

Peningkatan tersebut didorong oleh perbaikan pada tiga dimensi utama IPM, yakni pendidikan, kesehatan, dan standar hidup layak. Di sektor pendidikan, terjadi peningkatan harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah seiring dengan pemerataan akses pendidikan di berbagai wilayah.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Pada sektor kesehatan, usia harapan hidup masyarakat ikut meningkat seiring penguatan layanan kesehatan dasar serta program gizi masyarakat. Sementara di sektor ekonomi, PDRB per kapita juga mengalami kenaikan dari Rp62,77 juta pada 2024 menjadi Rp66,89 juta pada 2025, disertai penurunan angka kemiskinan dari 8,55 persen menjadi 8,38 persen.

Meski menunjukkan tren positif, sejumlah tantangan masih menjadi perhatian, terutama ketimpangan pembangunan antarwilayah, ketergantungan pada sektor pertanian, serta pemerataan layanan pendidikan dan kesehatan di daerah terpencil.

Fluktuasi harga komoditas pertanian juga masih menjadi faktor yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat di beberapa kecamatan.

Dengan capaian tersebut, IPM Pinrang 2025 yang berada di angka 75,87 menunjukkan posisi yang tetap kompetitif di tingkat provinsi maupun nasional, seiring tren peningkatan yang juga terjadi di Sulawesi Selatan dan Indonesia secara umum. (*)

Mengawal akurasi dan kedalaman berita