Sidrap, katasulsel.com — Stadion Ganggawa kembali menjadi panggung pertarungan sengit dalam lanjutan Sidrap Cup 2026, Kamis (11/6/2026) sore. Pada laga Grup antara Mitra Garda FC asal Makassar melawan Gaswon FC Wonomulyo, publik yang memadati tribun disuguhkan pertandingan dengan tempo tinggi, duel lini tengah yang keras, hingga penyelesaian akhir yang menentukan nasib kedua tim.

Sejak peluit pertama dibunyikan wasit Rudi pada pukul 14.30 WITA, Mitra Garda FC langsung mengambil inisiatif serangan. Tim berkostum kuning itu tampil agresif dengan menerapkan tekanan tinggi (high pressing) yang membuat Gaswon FC kesulitan mengembangkan permainan dari lini belakang.

Mitra Garda FC yang diperkuat Isra di bawah mistar, serta duet Rusdy dan Anca di sektor pertahanan, mampu menjaga keseimbangan permainan. Sementara di lini depan, Furqan, Indra, dan Fajar beberapa kali menciptakan ancaman melalui kombinasi umpan pendek yang rapi.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-30. Berawal dari skema serangan yang dibangun dari sisi lapangan, bola berhasil dimaksimalkan oleh Kafa menjadi gol pembuka. Stadion Ganggawa bergemuruh ketika bola bersarang di gawang Gaswon FC yang dijaga Ilham.

Belum sempat Gaswon FC melakukan respons, Mitra Garda FC kembali menghukum lawannya dua menit berselang. Pada menit ke-32, Furqan mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Gaswon FC. Gol tersebut membuat Mitra Garda FC unggul nyaman dan semakin percaya diri menguasai jalannya pertandingan.

Tertinggal dua gol, Gaswon FC mencoba meningkatkan intensitas serangan. Accu, Aco Nakata, dan Asdar berupaya membongkar pertahanan lawan melalui serangan balik cepat. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil ketika Accu berhasil mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan.

Gol tersebut sempat membangkitkan semangat Gaswon FC. Namun rapatnya organisasi permainan Mitra Garda FC membuat berbagai peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol penyeimbang.

Pertandingan juga diwarnai sejumlah pelanggaran taktis. Gelandang Mitra Garda FC Hendra Sanjaya harus menerima kartu kuning setelah dianggap menghentikan serangan lawan. Dari kubu Gaswon FC, Angga juga mendapat kartu kuning akibat pelanggaran keras di lini tengah.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan untuk keunggulan Mitra Garda FC. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi wakil Makassar tersebut dalam persaingan menuju fase berikutnya di Sidrap Cup 2026.

Di sisi lain, Gaswon FC harus melakukan evaluasi, terutama dalam transisi bertahan dan efektivitas penyelesaian akhir yang menjadi pekerjaan rumah sepanjang pertandingan.

Laga yang dipimpin wasit Rudi bersama asisten wasit Safyyah dan Alamsyah itu berlangsung dalam atmosfer kompetitif, menunjukkan bahwa Sidrap Cup 2026 terus menghadirkan pertandingan berkualitas dan penuh drama bagi pecinta sepak bola di Bumi Nene Mallomo.(*)