Sidikalang,Katasulsel.comBupati Kabupaten Dairi Sumatera Utara, Vickner Sinaga belum membuka keran impor pejabat selama 1 tahun lebih kepemimpinan.

Hal itu dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Yon Hendrik di Sidikalang, Selasa (8/6/2026).

“1 tahun lebih memimpin, memang Bupati belum membuka keran impor”, kata Yon.

Dia berpendapat, potensi lokal masih mencukupi.

“Buat apa impor kalau SDM lokal masih cukup”, kata Yon.
Pun demikian, keputusan sepenuhnya ada di tangan Bupati. Jika dipandang perlu mendatangkan PNS untuk posisi tertentu, ada pertimbangan.

Dijelaskan, parameter impor juga harus jelas. Apakah PNS yang diundang dari luar daerah sementara keluarganya ada di Dairi masih kategori impor? Mungkin ada niat peduli kampung halaman.

Dia menerangkan, untuk saat ini, job Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) masih lowong. Sedang beberapa kursi eselon 3 belum terisi.

Ketua fraksi Solidaritas Pertaki DPRD Dairi, Henra J Sinaga mengatakan, ada baiknya bila penempatan  pejabat mengoptimalkan tenaga lokal.

Tetapi, harus diingat juga, tidak ada larangan impor. Hal terpenting dalam pengangkatan pejabat adalah kompetensi.
“Kita setuju impor dengan syarat, punya kompetensi. Jangan asal impor. Kompetensi menjadi kata kunci”, kata legislator Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.

Menurutnya, pengangkatan pejabat harus mampu mendorong percepatan pembangunan dan pelayanan publik. Jadi, bukan soal impor atau lokal.
Dia mencontohkan, dia era kepala daerah sebelumnya, Deddy Situmorang mantan Kadis Dukcapil adalah PNS impor terbaik.