Jakarta, Katasulsel.com β Kasus perselisihan antara petugas satuan pengamanan (satpam) Fiktor Harefa (27) dan pengemudi mobil Toyota Alphard di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, memasuki babak baru. Setelah melalui proses mediasi di Mapolsek Metro Menteng pada Jumat (24/7/2026), kedua belah pihak sepakat berdamai. Meski demikian, pemeriksaan terhadap pengemudi yang diketahui merupakan anggota Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) tetap berlanjut melalui mekanisme Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam).
Insiden tersebut bermula pada Rabu (22/7/2026) ketika Fiktor tengah membantu pejalan kaki menyeberang di kawasan Bundaran HI. Saat lampu lalu lintas berubah merah, sebuah mobil Toyota Alphard diduga tetap melaju. Fiktor kemudian menegur pengemudi dengan mengetuk kaca kendaraan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan pengguna jalan.
Teguran itu berujung perselisihan. Pengemudi bersama penumpangnya turun dari kendaraan dan terjadi adu argumen yang kemudian menjadi perhatian masyarakat setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial. Peristiwa tersebut memicu berbagai respons publik dan menjadi sorotan karena melibatkan petugas keamanan yang sedang menjalankan tugasnya di ruang publik.
Dalam perkembangan terbaru, kedua pihak dipertemukan melalui mediasi di Mapolsek Metro Menteng. Proses tersebut menghasilkan kesepakatan damai setelah pengemudi Alphard menyampaikan permintaan maaf kepada Fiktor Harefa. Meski sengketa secara personal telah diselesaikan, proses pemeriksaan internal terhadap anggota Polri yang terlibat tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk menilai ada atau tidaknya pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi. Selain itu, aparat juga masih mendalami dugaan pelanggaran lalu lintas yang berkaitan dengan peristiwa tersebut melalui mekanisme yang berlaku.
Kasus ini menjadi perhatian publik bukan hanya karena videonya viral, tetapi juga karena menyoroti posisi petugas keamanan yang berada di garis depan pelayanan masyarakat. Dalam menjalankan tugas mengatur ketertiban dan keselamatan di ruang publik, satpam kerap berhadapan langsung dengan berbagai situasi yang menuntut ketegasan sekaligus profesionalisme.
Hingga berita ini diterbitkan, mediasi antara kedua belah pihak telah dinyatakan selesai. Namun, proses pemeriksaan terhadap anggota Polri yang terlibat masih berlangsung. Kepolisian menyatakan hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut sesuai ketentuan disiplin dan kode etik yang berlaku.(*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Viral Hari Ini .
