Oleh: Syamsuddin Saleng
ADA yang berbeda di Lapangan SKPD Sidrap, Jumat malam, 21 Agustus 2026.
Puluhan tenda berdiri. Lampu-lampu menggantung di antaranya. Merah putih menghiasi hampir setiap sudut. Dari kejauhan, suasananya mirip sebuah perkemahan besar yang lazim digelar setelah perayaan kemerdekaan.
Tetapi malam itu, Sidrap sesungguhnya tidak sedang sekadar berkemah.
Sidrap sedang menulis cerita.
Cerita itu ditulis dari dalam tenda.
Bukan dengan pena. Bukan pula dengan kertas. Melainkan melalui gagasan, pertemuan, dan harapan tentang masa depan keluarga-keluarga di Bumi Nene Mallomo.
Kemah Merah Putih yang digelar Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidrap menjadi panggung bagi cerita tersebut.
Yang menarik, kegiatan ini lahir dari persiapan yang terbilang singkat. Hanya sekitar sepekan. Waktu yang bagi banyak orang mungkin terasa terlalu mepet untuk menggelar acara berskala kabupaten.
Namun justru dari keterbatasan waktu itu terlihat semangat yang ingin ditunjukkan.
Kemah ini bukan tentang siapa yang memiliki tenda paling indah.
Bukan pula soal panggung yang paling megah.
Bahkan bukan tentang parade peserta yang tampil paling kompak.
Ada pesan yang lebih dalam dari itu.
Di tengah suasana santai khas perkemahan, Ketua Tim Penggerak PKK Sidrap membentangkan sebuah arah baru. Bahwa PKK tidak ingin hanya dikenal sebagai organisasi yang hadir dalam seremoni atau kegiatan rutin.
PKK ingin bergerak lebih jauh.
Lebih dekat ke keluarga.
Lebih dekat ke masyarakat.
Lebih dekat ke persoalan-persoalan nyata yang dihadapi warga.
Malam itu, pesan tersebut terasa jelas.
PKK akan terus bekerja bersama Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk mengawal visi pembangunan yang sedang dijalankan Bupati Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Nurkanaah.
Kolaborasi menjadi kata kunci.
Karena pembangunan daerah tidak mungkin hanya ditopang oleh pemerintah semata.
Ia membutuhkan keterlibatan banyak tangan.
Dan PKK ingin menjadi salah satu tangan yang bekerja paling dekat dengan masyarakat.
Mengapa keluarga menjadi titik perhatian?
Karena semua persoalan besar sesungguhnya bermula dari rumah.
Pendidikan anak dimulai dari rumah.
Pola hidup sehat dimulai dari rumah.
Ketahanan ekonomi juga dimulai dari rumah.
Maka ketika keluarga kuat, daerah pun ikut kuat.
Itulah sebabnya PKK Sidrap mulai menaruh perhatian besar pada pendidikan keluarga, kesehatan, pemberdayaan perempuan, hingga penguatan ekonomi rumah tangga.
Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) menjadi salah satu kendaraan yang akan terus dipacu.
Tujuannya sederhana tetapi penting.
Membantu keluarga memperoleh tambahan penghasilan.
Mendorong tumbuhnya usaha-usaha kecil.
Membuka jalan bagi lahirnya lebih banyak perempuan pelaku usaha yang mandiri.
Di tengah tantangan ekonomi yang terus berubah, langkah seperti ini menjadi semakin relevan.
Sebab keluarga yang memiliki sumber pendapatan yang kuat akan lebih siap menghadapi berbagai situasi.
Bukan hanya itu.
PKK Sidrap juga menaruh perhatian pada pengembangan UMKM, kesehatan keluarga, penanganan stunting, pendidikan anak usia dini, hingga ketahanan pangan dan lingkungan hidup.
Daftar pekerjaannya memang panjang.
Tetapi optimisme yang ditunjukkan malam itu juga terasa besar.
Di sela-sela kegiatan kemah, para peserta tidak hanya menikmati kebersamaan. Mereka juga sedang membangun jejaring, bertukar pengalaman, dan memperkuat komitmen untuk bekerja di wilayah masing-masing.
Karena perubahan tidak selalu lahir dari ruang rapat yang dingin.
Kadang ia tumbuh dari percakapan sederhana di bawah tenda.
Dari secangkir kopi yang dinikmati bersama.
Dari ide-ide yang muncul tanpa protokoler yang kaku.
Malam semakin larut.
Namun tenda-tenda itu tetap berdiri.
Lampunya tetap menyala.
Dan di balik cahaya yang memancar dari dalamnya, ada harapan yang ikut tumbuh.
Harapan tentang keluarga yang lebih sejahtera.
Tentang perempuan yang semakin berdaya.
Tentang anak-anak yang tumbuh sehat dan cerdas.
Tentang Sidrap yang bergerak maju bersama masyarakatnya.
Karena ternyata, malam itu bukan hanya tenda yang sedang didirikan.
Sidrap sedang menulis cerita.
Dan cerita itu dimulai dari dalam tenda.
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
