Sidrap, katasulsel.com — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif tak sekadar memberi instruksi saat kawasan Monumen Ganggawa (Mogan) dan Hutan Kota Pangkajene dibersihkan, Jumat (21/8/2026).

Dengan kacamata hitam masih terpasang, Syahar justru ikut turun ke lapangan. Salah satu momen yang mencuri perhatian terjadi ketika orang nomor satu di Sidrap itu mengangkat langsung sebatang kayu gelondongan dari kawasan yang tengah ditata.

Kayu berukuran cukup besar itu diangkat menggunakan kedua tangannya, sementara aktivitas pembersihan berlangsung di belakangnya. Penampilan Syahar dengan kacamata hitam dan kaus olahraga membuat aksi kerja bakti tersebut terlihat berbeda dari kegiatan seremonial pemerintahan pada umumnya.

Sejak pagi, Syahar bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sidrap menyisir sejumlah titik di kawasan Mogan. Sampah, potongan kayu, ranting, serta material yang membuat kawasan terlihat kurang tertata dibersihkan secara bersama-sama.

Bukan hanya berdiri mengawasi.

Syahar ikut memindahkan material yang berada di kawasan tersebut, termasuk mengangkat kayu gelondongan yang menjadi bagian dari pekerjaan penataan.

Kegiatan itu melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Kecamatan Maritengngae, Dinas Perhubungan, serta sejumlah perangkat daerah dan unsur terkait lainnya.

Suasana gotong royong pun terlihat di sejumlah sudut kawasan Mogan. Petugas bekerja membersihkan area, sementara penataan dilakukan agar ruang publik tersebut kembali terlihat lebih rapi dan nyaman.

Bagi Syahar, kebersihan ruang publik tidak cukup hanya dibicarakan melalui rapat atau instruksi. Pemerintah, kata dia, perlu memberi contoh dengan turun langsung.

“Ini tempat kita bersama. Kita tata dan bersihkan agar semakin rapi, nyaman, dan enak dipandang. Pemerintah turun langsung, tetapi masyarakat juga harus ikut menjaga,” ujar Syahar.

Kawasan Monumen Ganggawa dan Hutan Kota merupakan salah satu ruang publik yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas dan bersantai. Karena itu, kebersihan dan penataannya perlu dijaga secara berkelanjutan.

Aksi Syahar mengangkat kayu gelondongan di tengah kerja bakti pun menjadi gambaran sederhana dari pesan yang ingin disampaikan pemerintah daerah: penataan kota bukan hanya pekerjaan petugas kebersihan, tetapi tanggung jawab bersama.

Hari itu, Mogan bukan sekadar dibersihkan. Pesannya juga ikut diangkat—bersama kayu gelondongan yang dipanggul langsung oleh sang bupati. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini