Tangerang, katasulsel.com – Siang itu, matahari Kota Tangerang terasa cukup terik.

Di depan Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Tangerang, Jalan Perintis Kemerdekaan, warga mulai berdatangan. Ada yang berjalan kaki, ada yang baru turun dari sepeda motor, sebagian lagi berdiri sambil menunggu antrean dengan wajah penuh penasaran.

Mereka mendengar ada kegiatan berbagi.

Dan kabar itu rupanya menyebar lebih cepat daripada suara pengeras suara.

Namun yang membuat suasana berbeda bukan hanya karena ratusan nasi boks dan air mineral dibagikan gratis. Ada sosok yang membuat banyak kepala menoleh.

Camelia Panduwinata Lubis.

Publik lebih mengenalnya sebagai Camel Petir.

Penyanyi yang selama ini lebih sering tampil di atas panggung, siang itu justru berdiri di pinggir jalan, menyapa satu per satu warga yang datang menerima bantuan dari Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW).

“Tolong, Bu… ini makan siangnya,” ucapnya sembari menyerahkan nasi boks kepada seorang penerima manfaat.

Warga tersenyum.

Sebagian mengeluarkan ponsel.

Sebagian lagi tampak terkejut karena tidak menyangka bertemu langsung dengan artis yang selama ini mereka lihat melalui layar.

Pekan ke-89 yang Tetap Menjaga Semangat Berbagi

Program Jumat Berkah Wartawan bukan kegiatan yang baru lahir kemarin sore.

Pekan ini bahkan telah memasuki pelaksanaan ke-89.

Angka yang tidak kecil untuk sebuah gerakan sosial yang digagas dan dijalankan secara konsisten oleh kalangan wartawan.

Di pekan ke-89 tersebut, PJBW berkolaborasi dengan Kantor Pertanahan (Kantah) BPN Kota Tangerang untuk mendistribusikan ratusan nasi boks dan air mineral kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan itu turut didukung Kantah BPN Kota Tangerang serta Kanwil BPN Provinsi Banten.

Bagi sebagian orang, membagikan nasi boks mungkin terlihat sederhana.

Tetapi bagi mereka yang menerimanya, bantuan kecil sering kali memiliki arti yang jauh lebih besar.

Karena yang dibagikan bukan hanya makanan.

Ada perhatian.

Ada kepedulian.

Ada pesan bahwa masih ada orang-orang yang peduli terhadap sesama.

Artis yang Tersentuh oleh Konsistensi Wartawan

Camel Petir mengaku terkesan ketika mengetahui bahwa kegiatan sosial tersebut telah berjalan selama 89 pekan tanpa putus.

Bukan perkara mudah menjaga konsistensi sebuah gerakan sosial selama hampir dua tahun.

Apalagi ketika kegiatan itu dijalankan secara gotong royong dan melibatkan banyak pihak.

Karena itu, ia tidak ragu menyatakan dukungannya.

“Harapan saya semoga kegiatan dari PJBW ini bisa terus berkelanjutan karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Saya siap mendukung terus ke depannya,” ujarnya.

Kalimat itu terdengar sederhana.

Tetapi keluar setelah ia melihat langsung bagaimana warga datang menerima bantuan.

Melihat senyum para penerima manfaat.

Dan menyaksikan sendiri bagaimana kegiatan sosial dapat menjadi jembatan antara banyak kalangan.

Wartawan yang Tidak Hanya Menulis Berita

Di lokasi kegiatan, sejumlah wartawan terlihat sibuk.

Namun kali ini mereka bukan sedang mengejar narasumber atau menulis berita.

Mereka ikut membagikan makanan.

Menyusun paket bantuan.

Mengatur antrean warga.

Beberapa di antaranya adalah Eddie Karsito dari Humaniora.id, Ibnu Hajar Herlambang dari WartaBuana.com, Rangga Arya Wijaya dari PosBeritaKota.com, serta Raja Asdi dari Agraria.today dan Greenbluehub.id.

Mereka mendampingi Agus Santosa selaku Penanggung Jawab PJBW.

Agus menyampaikan apresiasi kepada Kantah BPN Kota Tangerang dan Kanwil BPN Provinsi Banten yang telah membuka ruang kolaborasi dalam pelaksanaan Jumat Berkah kali ini.

Menurutnya, semangat berbagi akan terus hidup selama ada pihak-pihak yang memiliki kepedulian yang sama.

“Sinergitas ini semoga terus berkelanjutan. PJBW terbuka untuk berkolaborasi dengan lembaga yang memiliki komitmen dalam kegiatan sosial dan berbagi kepada masyarakat,” katanya.

Tentang Sebuah Nasi Boks

Menjelang kegiatan berakhir, antrean mulai berkurang.

Kotak-kotak nasi perlahan habis berpindah tangan.

Warga pulang membawa makanan.

Panitia pulang membawa kepuasan.

Sementara para wartawan kembali dengan cerita.

Sebab di balik satu nasi boks yang dibagikan, selalu ada kisah tentang kepedulian.

Dan siang itu, di depan Kantah BPN Kota Tangerang, kisah itu kembali ditulis.

Bukan dengan tinta.

Melainkan dengan aksi nyata berbagi kepada sesama. (*)