Konawe Utara, Katasulsel.com – Kabar menggembirakan datang bagi pelajar dan generasi muda di Kabupaten Konawe Utara. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara resmi membuka peluang lebih besar bagi putra-putri daerah untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui program beasiswa yang menjadi bagian dari kerja sama strategis dengan Yayasan Putera Sampoerna.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bupati Konawe Utara, Ikbar, dan Senior Director Yayasan Putera Sampoerna, Elan Merdy, di Sampoerna Strategic Square, Jakarta Selatan.
Selain membuka akses beasiswa bagi mahasiswa asal Konawe Utara, kerja sama ini juga mencakup program peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya mempercepat transformasi pendidikan di daerah.
Bupati Konawe Utara, Ikbar, mengatakan pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus dibarengi dengan investasi besar pada sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
“Pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur fisik, tetapi juga bagaimana mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Melalui kerja sama ini, kami ingin meningkatkan kompetensi tenaga pendidik sekaligus membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda Konawe Utara,” ujar Ikbar.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Kerja sama yang berlaku selama lima tahun tersebut akan memberikan kesempatan bagi putra-putri Konawe Utara untuk memperoleh beasiswa pendidikan jenjang sarjana melalui Sampoerna University.
Di saat yang sama, para guru dan tenaga kependidikan juga akan mendapatkan berbagai program pelatihan dan pengembangan kompetensi guna meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Bupati Ikbar didampingi Wakil Bupati Konawe Utara Abuhaera, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Asmadin, Kepala Bagian Kerja Sama, serta Kepala Bagian Hukum Setda Konawe Utara saat menghadiri penandatanganan kerja sama tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Utara, Asmadin, menjelaskan bahwa program ini akan difokuskan pada peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah, serta penguatan tata kelola pendidikan.
Pemerintah daerah juga akan segera melakukan pemetaan kebutuhan tenaga pendidik dan menyusun mekanisme seleksi penerima manfaat agar program berjalan tepat sasaran.
“Program ini bukan hanya tentang beasiswa, tetapi juga bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh, mulai dari guru, sekolah, hingga peserta didik,” jelasnya.
Selain itu, kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan Pusat Inovasi Pembelajaran Terpadu di Konawe Utara yang akan mencakup penguatan literasi, numerasi, kepemimpinan, kewirausahaan, serta pembelajaran berbasis proyek.
Sementara itu, Kepala Bapperida Konawe Utara, Ld Muhamin, menegaskan bahwa seluruh program akan diselaraskan dengan perencanaan pembangunan daerah agar memiliki target yang jelas, indikator keberhasilan yang terukur, serta dampak yang nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, setelah penandatanganan MoU, kedua pihak akan menyusun rencana aksi yang lebih rinci, termasuk sasaran program, pembagian peran, mekanisme pelaksanaan, pembiayaan, hingga sistem monitoring dan evaluasi.
Kerja sama ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang.
Dengan hadirnya peluang beasiswa dan program peningkatan kompetensi tenaga pendidik, Pemkab Konawe Utara berharap semakin banyak generasi muda yang mampu mengenyam pendidikan tinggi berkualitas sekaligus melahirkan sumber daya manusia yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Bagi masyarakat Konawe Utara, program ini menjadi sinyal positif bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas manusia sebagai aset utama kemajuan daerah.
(*)
