Bitung, Katasulsel.com — Aliran air tiba-tiba berhenti saat petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bitung sedang menangani kebakaran lahan di Kelurahan Girian Permai, Kecamatan Girian, Kota Bitung, Sulawesi Utara, Sabtu (29/8/2026).

Petugas kemudian memeriksa selang yang digunakan untuk menyemprot titik api. Hasilnya, selang sepanjang 30 meter ditemukan terputus dan diduga dipotong orang tak dikenal (OTK).

Kepala Seksi Pemadaman, Investigasi, dan Penyelamatan Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bitung, Alfian Alow, membenarkan kejadian tersebut.

“Peristiwa itu diketahui saat petugas sedang melakukan penyiraman, tiba-tiba air tak jalan,” ujar Alfian, sebagaimana dikutip dari pemberitaan yang terbit setelah kejadian.

Menurut Alfian, petugas baru mengetahui adanya kerusakan setelah aliran air terhenti. Ketika dilakukan pemeriksaan, bagian tengah selang ditemukan sudah putus.

Kejadian tersebut mengganggu proses pemadaman karena distribusi air tidak dapat berjalan seperti sebelumnya. Petugas kemudian harus menyesuaikan penggunaan peralatan yang tersedia untuk melanjutkan penanganan kebakaran.

Terjadi Saat Proses Pendinginan

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bitung, Rudi Ponamon, mengatakan pemotongan selang diketahui ketika proses penanganan kebakaran telah memasuki tahap pendinginan.

Menurut Rudi, kondisi tersebut berbeda apabila pemotongan terjadi saat api masih besar. Gangguan terhadap peralatan pemadam dalam situasi seperti itu dapat meningkatkan risiko bagi petugas maupun warga di sekitar lokasi.

“Beruntung waktu itu sudah masuk pendinginan. Kalau pas kebakaran masih besar pasti ada korban,” kata Rudi.

Tahap pendinginan merupakan bagian dari penanganan setelah api utama berhasil dikendalikan. Petugas tetap melakukan penyiraman untuk memastikan titik yang masih panas tidak kembali memicu kebakaran.

Karena selang mengalami kerusakan, petugas menggunakan selang cadangan agar pekerjaan tetap dapat dilanjutkan. Pemerintah Kota Bitung menyebut penggantian selang tidak dapat dilakukan seketika karena harga selang baru mencapai sekitar Rp5 juta.

Dilaporkan ke Polres Bitung

Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bitung kemudian melaporkan dugaan pemotongan selang tersebut kepada Polres Bitung pada Sabtu malam, tidak lama setelah kejadian.

Laporan dibuat untuk mengusut pihak yang diduga memotong selang ketika petugas sedang menjalankan tugas pemadaman.

Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama membenarkan laporan tersebut. Polisi telah melakukan penyelidikan awal dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Iya, kami sudah terima laporannya dan sudah laksanakan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi-saksi,” ujar Ahmad.

Sampai saat ini, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Identitas orang yang diduga memotong selang serta motif di balik tindakan itu juga belum diketahui.

Polisi masih mengumpulkan keterangan untuk mengetahui bagaimana selang tersebut dapat terputus ketika berada dalam rangkaian operasi penanganan kebakaran di Girian Permai.

Dugaan pemotongan selang juga menjadi perhatian karena peralatan tersebut merupakan bagian dari sarana utama petugas dalam menyalurkan air ke lokasi kebakaran. Kerusakan pada peralatan dapat membuat petugas harus menggunakan perlengkapan pengganti di tengah penanganan keadaan darurat.

Ada Ketentuan Pidana

Peristiwa semacam ini memiliki konteks hukum tersendiri. Pasal 312 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana mengatur perbuatan menyembunyikan atau membuat tidak dapat dipakai perkakas maupun alat pemadam kebakaran, termasuk merintangi atau menghalangi pekerjaan pemadaman.

Ketentuan tersebut memuat ancaman pidana penjara paling lama enam tahun atau denda paling banyak kategori IV.

Namun, penerapan pasal tersebut terhadap kasus pemotongan selang Damkar Bitung tetap bergantung pada hasil penyelidikan dan pembuktian. Hingga kini, polisi baru menyatakan telah menerima laporan dan melakukan penyelidikan awal.

Sementara proses hukum berjalan, Damkar Bitung masih menggunakan selang cadangan untuk mendukung operasionalnya. Selang sepanjang 30 meter yang ditemukan terputus tersebut kini menjadi bagian dari laporan yang sedang ditelusuri polisi.