SIDRAP, Katasulsel.com — Setelah menjadi sorotan akibat antrean panjang yang sempat terjadi tanpa pelayanan, pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tanete, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), akhirnya memberikan penjelasan terkait kondisi tersebut.

Pengawas SPBU Tanete, Iwan, mengungkapkan bahwa keterlambatan pelayanan pada Rabu malam (10/6/2026) dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari pergantian sif petugas hingga keterbatasan jumlah karyawan yang bertugas.

“Setiap jam 8 malam ada pergantian sif. Operator perempuan waktunya pulang, kebetulan ada juga yang sakit dan kami kekurangan satu orang karyawan,” ujar Iwan saat dikonfirmasi, Kamis (11/6/2026).

Selain faktor sumber daya manusia, pihak SPBU juga menghadapi kendala teknis berupa gangguan pada sistem digitalisasi yang digunakan dalam operasional pelayanan.

“Digitalisasinya sempat eror sehingga pelayanan menjadi lebih lambat dari biasanya,” tambahnya.

Sebelumnya, SPBU bernomor 74.916.74 tersebut menjadi perhatian masyarakat setelah puluhan kendaraan roda dua dan roda empat terlihat mengantre panjang sekitar pukul 19.45 WITA.

Sejumlah pengendara mengaku harus menunggu cukup lama karena tidak ada petugas yang melayani di dispenser pengisian bahan bakar.

Kondisi itu memicu berbagai keluhan dari masyarakat yang menilai pelayanan sempat terhenti tanpa adanya informasi yang jelas kepada konsumen.

Rahim, salah seorang pengendara yang berada di lokasi, berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.

Menurutnya, manajemen SPBU perlu memastikan pelayanan tetap berjalan meskipun terjadi pergantian petugas.

“Jangan sampai kendaraan sudah antre panjang tetapi tidak ada petugas yang melayani. Kami sebagai konsumen tentu dirugikan karena harus menunggu tanpa kepastian,” ujarnya.

Masyarakat juga menilai pergantian sif seharusnya dilakukan secara bergantian agar pelayanan kepada pelanggan tetap berlangsung normal.

Mereka berharap pihak pengelola dapat melakukan evaluasi agar kenyamanan konsumen tetap terjaga, terutama pada jam-jam sibuk ketika kebutuhan bahan bakar meningkat.

Menanggapi keluhan tersebut, pihak SPBU Tanete mengakui adanya kendala yang terjadi pada malam itu dan berjanji akan terus berupaya meningkatkan pelayanan agar antrean panjang serta gangguan pelayanan serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang. (*)