Sidrap, Katasulsel.com — Hipertensi masih menjadi salah satu ancaman kesehatan terbesar di Indonesia. Sering datang tanpa gejala, penyakit ini kerap baru diketahui setelah memicu komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung, hingga gagal ginjal.
Melihat kondisi tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menggelar kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan bertajuk “Optimalisasi Deteksi Dini Hipertensi melalui Edukasi dan Pemeriksaan Tekanan Darah” di Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Jumat (24/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kelurahan Lakessi itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak pagi, warga berdatangan untuk mengikuti penyuluhan kesehatan sekaligus memeriksakan tekanan darah mereka secara gratis.
Program ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN-PK 69 dalam meningkatkan kesadaran masyarakat Sidrap terhadap pentingnya deteksi dini hipertensi yang selama ini dikenal sebagai silent killer atau pembunuh senyap.
Hipertensi sering kali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Banyak penderita baru menyadari dirinya mengalami tekanan darah tinggi setelah muncul komplikasi yang membahayakan kesehatan.
Karena itu, pemeriksaan tekanan darah secara rutin dinilai sebagai langkah sederhana namun sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan seseorang sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat terlebih dahulu mendapatkan penyuluhan mengenai hipertensi, mulai dari pengertian, faktor risiko, tanda dan gejala, hingga berbagai langkah pencegahan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Mahasiswa KKN juga mengedukasi warga mengenai pentingnya menjaga pola makan sehat, mengurangi konsumsi garam berlebihan, rutin berolahraga, mengelola stres, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Setelah sesi edukasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan tekanan darah bagi seluruh peserta yang hadir.
Sebanyak 37 warga mengikuti kegiatan tersebut dan seluruhnya menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari skrining awal hipertensi.
Selama kegiatan berlangsung, suasana terlihat aktif dan interaktif. Warga tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan mereka.
Banyak peserta mengaku baru memahami bahwa tekanan darah tinggi dapat menjadi pemicu berbagai penyakit serius apabila tidak dikendalikan sejak dini.
Antusiasme masyarakat menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran warga Sidrap terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan rutin sebagai langkah pencegahan penyakit tidak menular.
Kepala Kelurahan Lakessi, Andi Vivi Mulyani, S.H., mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN-PK 69 yang menghadirkan program kesehatan langsung ke tengah masyarakat.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat membantu warga untuk memperoleh edukasi kesehatan sekaligus mengetahui kondisi tekanan darah mereka tanpa harus menunggu munculnya keluhan penyakit.
“Saya sangat berterima kasih pada mahasiswa KKN-PK 69 Kelurahan Lakessi. Masyarakat sangat senang dengan kegiatan ini, dan diharapkan ada kegiatan selanjutnya yang lebih baik lagi dari kegiatan ini,” ujarnya.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN-PK 69 berharap masyarakat Kelurahan Lakessi semakin sadar akan pentingnya memeriksakan tekanan darah secara berkala serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Edukasi yang diberikan diharapkan menjadi langkah awal untuk menekan risiko hipertensi di Kabupaten Sidrap sekaligus mencegah berbagai komplikasi berbahaya yang dapat mengancam kualitas hidup masyarakat.
Dengan mengusung pendekatan promotif dan preventif, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin menunjukkan bahwa upaya menjaga kesehatan tidak harus menunggu sakit terlebih dahulu. Kesadaran untuk memeriksa tekanan darah sejak dini justru menjadi kunci utama dalam menciptakan masyarakat Sidrap yang lebih sehat, produktif, dan terhindar dari ancaman penyakit kronis di masa mendatang. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
