SIDRAP, KATASULSEL.COM β Masalah gigi berlubang masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang paling sering dialami anak-anak usia sekolah. Kurangnya pengetahuan tentang cara menyikat gigi yang benar serta kebiasaan mengonsumsi makanan manis menjadi faktor utama yang memicu kerusakan gigi sejak dini.
Melihat kondisi tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menggelar program edukasi bertajuk “Senyum Ceria, Gigi Sehat!” di SDN 7 Watang Sidenreng, Desa Aka-Akae, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (23/7/2026).
Program yang dikoordinasikan oleh Siti Nadia Mulkiati itu menyasar siswa kelas IV sekolah dasar sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa tidak hanya mendapatkan materi tentang kesehatan gigi, tetapi juga diajak mempraktikkan langsung teknik menyikat gigi yang benar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman awal peserta mengenai kesehatan gigi dan mulut. Mahasiswa KKN juga melakukan observasi terhadap cara siswa menyikat gigi sebelum materi edukasi diberikan.
Selanjutnya, para siswa mendapatkan penjelasan mengenai pengertian gigi berlubang, penyebab terjadinya kerusakan gigi, gejala yang sering muncul, hingga dampak yang dapat ditimbulkan apabila tidak ditangani dengan baik.
Materi juga menyoroti berbagai kebiasaan yang dapat meningkatkan risiko gigi berlubang, seperti terlalu sering mengonsumsi makanan dan minuman manis, jarang menyikat gigi, serta kurangnya penggunaan pasta gigi yang mengandung fluoride.
Agar lebih mudah dipahami, penyampaian materi dilakukan melalui leaflet, presentasi visual, serta diskusi interaktif yang membuat siswa aktif bertanya dan menjawab berbagai pertanyaan seputar kesehatan gigi.
Tidak hanya teori, mahasiswa KKN-PK Unhas juga mengajarkan langkah-langkah menyikat gigi yang benar mulai dari pemilihan sikat gigi, penggunaan pasta gigi yang tepat, hingga teknik membersihkan seluruh bagian mulut.
Demonstrasi dilakukan menggunakan model gigi atau phantom sehingga siswa dapat melihat secara langsung cara membersihkan gigi seri, gigi geraham, bagian lidah, hingga langit-langit mulut.
Setelah menyaksikan demonstrasi, seluruh siswa diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teknik menyikat gigi yang telah diajarkan dengan pendampingan langsung dari mahasiswa.
Metode praktik langsung tersebut membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan. Para siswa tampak bersemangat mengikuti setiap instruksi dan berusaha mempraktikkan gerakan menyikat gigi sesuai yang dicontohkan.
Sebagai evaluasi, mahasiswa kembali melakukan observasi terhadap keterampilan siswa setelah edukasi berlangsung. Selain itu, peserta juga mengikuti post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan setelah menerima materi.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai penyebab gigi berlubang, cara pencegahannya, serta pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut setiap hari.
Siswa juga dinilai mampu mempraktikkan teknik menyikat gigi yang benar pada seluruh permukaan gigi, sebuah keterampilan dasar yang sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit gigi dan mulut.
Melalui program “Senyum Ceria, Gigi Sehat!”, mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin berharap dapat menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia sekolah dasar.
Edukasi sederhana ini diharapkan mampu menjadi bekal bagi anak-anak di Sidrap untuk menjaga kesehatan gigi mereka secara mandiri, sehingga terhindar dari masalah gigi berlubang yang dapat mengganggu aktivitas belajar maupun kesehatan secara keseluruhan.
Selain itu, kebiasaan menyikat gigi yang benar dan dilakukan secara rutin juga diyakini dapat membantu menekan risiko penyakit pulpa dan jaringan periapikal di masa mendatang.
Melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung, mahasiswa KKN-PK Unhas kembali menunjukkan bahwa perubahan besar dalam kesehatan masyarakat dapat dimulai dari langkah kecil, termasuk membiasakan anak-anak Sidrap untuk tersenyum dengan gigi yang sehat dan terawat sejak dini.(*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
