Jakarta, katasulsel.com – Grup D Piala Dunia 2026 langsung memberi garis tegas sejak peluit awal dibunyikan: ada yang melaju dengan percaya diri, ada yang baru mulai sudah tertekan.

Amerika Serikat tampil seperti tim yang tidak mau basa-basi. Mereka menang 4-1 dan langsung duduk di puncak klasemen. Empat gol yang mereka cetak bukan hanya soal produktivitas, tapi juga pesan bahwa mereka siap menjadi salah satu kekuatan serius turnamen ini. Selisih gol +3 membuat mereka paling terang di grup ini sejauh ini.

Australia juga tidak mau kalah langkah. Kemenangan 2-0 membuat mereka mengoleksi tiga poin tanpa kebobolan. Tidak spektakuler seperti Amerika Serikat, tapi rapi dan efektif. Socceroos menunjukkan satu hal penting: menang tidak harus selalu ramai, yang penting hasilnya aman.

Di bawah dua tim itu, Turki masih mencari napas. Kekalahan 0-2 membuat mereka pulang dengan kepala tertunduk. Belum ada poin, belum ada gol, dan yang ada baru pekerjaan rumah yang menumpuk.

Paraguay menjadi cerita paling pahit di laga pembuka. Mereka kalah 1-4 dan langsung terlempar ke dasar klasemen dengan selisih gol -3. Lini belakang mereka seperti kehilangan kompas, sementara lini depan baru bisa mencuri satu gol hiburan di tengah tekanan lawan.

Grup D sekarang seperti terbagi dua dunia. Amerika Serikat dan Australia melaju dengan langkah ringan, sementara Turki dan Paraguay justru baru memasuki fase “bertahan agar tidak tertinggal terlalu jauh”.

Tapi ini baru awal. Di Piala Dunia, satu pertandingan bisa mengangkat, dan satu laga bisa menjatuhkan. Dan Grup D baru saja mulai membuka ceritanya.(din)