Sidrap, Katasulsel.com – Ramadan selalu punya cara menggerakkan hati. Setelah sebelumnya berbagi di Rappang dan Pangkajene, kali ini giliran Amparita yang disambangi. Minggu sore, 1 Maret 2026, jajaran Partai NasDem Kabupaten Sidenreng Rappang kembali turun ke jalan membagikan takjil kepada warga dan pengguna jalan di Kelurahan Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe.
Aksi ini bukan sekadar seremonial. Seperti agenda rutin tiap Ramadan, kader NasDem Sidrap memilih berdiri di tepi jalan, menyapa langsung masyarakat. Menjelang waktu berbuka, ratusan paket takjil dibagikan kepada pengendara roda dua, roda empat, hingga warga sekitar.
Ketua DPD NasDem Sidrap, Samsumarlin, kembali terlihat berada di barisan depan. Tanpa sekat, tanpa panggung. Ia turun langsung membagikan paket satu per satu. Gaya yang sudah jadi ciri khas: politik tanpa jarak.
“Ini bukan soal banyaknya, tapi soal kebersamaan,” ujar salah satu kader di lokasi kegiatan.
Warga Amparita menyambut hangat kegiatan tersebut. Beberapa pengendara bahkan sengaja memperlambat laju kendaraan saat melihat atribut biru NasDem di tepi jalan. Suasana sore itu terasa lebih cair. Ada senyum, ada sapaan, ada doa yang saling dipertukarkan.
Dalam beberapa tahun terakhir, pola “turun jalan bagi takjil” memang menjadi tradisi Ramadan NasDem Sidrap. Dari Rappang, Pangkajene, hingga kini Amparita, mereka konsisten menyasar titik-titik yang ramai dilalui masyarakat jelang magrib.
Bagi sebagian orang, ini mungkin rutinitas tahunan. Namun bagi warga yang menerima, sebotol minuman dan sebungkus makanan kecil di waktu yang tepat bisa terasa berarti.
Ramadan bukan hanya soal ibadah personal, tetapi juga tentang berbagi ruang dan rasa. Di Amparita sore itu, politik tampil dalam wajah yang lebih sederhana: menyapa, memberi, dan hadir di tengah masyarakat. (*)


Tinggalkan Balasan