Enrekang, Katasulsel.com — Enrekang punya cerita baru soal kesehatan: RSUD Massenrempulu (Maspul) yang dulu dikenal dengan lift rusak dan antrian panjang kini mulai menunjukkan wajah barunya. Lift yang 10 tahun mangkrak kini kembali bisa dipakai, sistem pelayanan BPJS kini setara semua kelas lewat KRIS, dan yang paling bikin heboh: Poli Jantung dan cath lab siap beroperasi Maret 2026.

Plt. Direktur RSUD Maspul, drg. Rahmad Ritangnga, dengan gaya santai tapi serius bilang, “Kalau dulu pasien jantung harus ke Makassar atau kota lain, sekarang cukup jalan kaki ke sini. Kita punya alat lebih canggih dan dokter spesialis sendiri.”

Transformasi ini bukan sekadar mengecat dinding atau memperbaiki lift. Ini soal martabat rakyat Enrekang. Rahmad menyebutkan, kateterisasi jantung—yang selama ini cuma ada di rumah sakit besar—sekarang ada di Enrekang. “Minim invasif, pasien bisa langsung pulang, hemat biaya, hemat waktu,” katanya.

Sisi menariknya, perubahan RSUD Maspul ini ternyata juga karena kepemimpinan yang turun tangan langsung. Bupati Enrekang, Muh. Yusuf Ritangnga, dan Wakilnya, Andi Tenri Liwang La Tinro, tidak hanya mengeluarkan surat keputusan. Mereka meninjau gedung, mengecek ruang perawatan, memastikan alat cath lab sampai di tempatnya. Kalau kata warga, “Bupati ikut kerja, bukan cuma ngomong di podium.”

Ini juga soal simbol aspirasi rakyat. Lift yang 10 tahun rusak menjadi metafora: pelayanan kesehatan dulu tertinggal, sekarang mulai merata. KRIS menggantikan kelas 1, 2, 3 yang sering bikin bingung, menegaskan satu prinsip: semua pasien sama di mata RSUD Maspul.

Dan bagi masyarakat Enrekang dengan riwayat penyakit jantung, kabar ini seperti oase di gurun: hemat biaya, hemat tenaga, tetap dapat layanan kelas wahid. Tak perlu lagi drama di jalan tol, antre di rumah sakit kota lain, atau kantong bolong karena biaya transportasi dan penginapan.

RSUD Maspul kini bukan hanya rumah sakit; ia jadi simbol kebanggaan daerah, bukti nyata kalau kerja keras dan kepemimpinan yang turun ke lapangan bisa merubah wajah pelayanan publik. Dari lift rusak ke jantung Enrekang—ini lebih dari sekadar layanan kesehatan. Ini soal harga diri rakyat.(ZF)

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.