Sidrap, katasulsel.com – Siang itu mestinya biasa saja. Lalu satu truk kehilangan kendali—dan segalanya berubah. Di jalur menurun poros Parepare–Sidrap, maut datang cepat, tanpa aba-aba.
Kejadiannya, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 13.30 Wita, di Datae, Kelurahan Lawowoi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, sebuah truk Hino hijau bernomor polisi BG 8646 AH melaju dari arah Parepare menuju Sidrap.
Di titik turunan, masalah terjadi. Dugaan kuat: rem blong. Truk tak lagi patuh pada pedal. Laju terus menggelinding.
Di depannya, sebuah Yamaha Mio M3 dengan nomor polisi DP 3145 LT melaju searah. Dikendarai Iqbal (26), berboncengan dengan Irfan (23). Jarak menutup cepat. Tabrakan tak terhindarkan.
Benturan keras membuat keduanya terhempas. Luka berat di bagian vital. Nyawa tak tertolong.
Kasat Lantas Polres Sidrap, Abang Alimuddin, memastikan keduanya meninggal di lokasi kejadian.
Truk belum berhenti. Dalam kondisi tak terkendali, kendaraan itu kembali menghantam mobil Toyota Avanza Veloz putih bernomor polisi DP 1435 AC di jalur yang sama. Seorang penumpang, Abdul Hakim, mengalami luka-luka.
Satu truk. Satu turunan. Tiga kendaraan jadi korban. Dua nyawa hilang dalam hitungan detik.
Jalan menurun kembali menunjukkan wajah aslinya—tidak memberi ruang untuk kesalahan.(*)
