Dalam istilah politik modern, hal itu dikenal sebagai collective political strength, yaitu kekuatan yang lahir dari soliditas organisasi, bukan dominasi individu.

β€œPerjuangan partai tidak bisa diurus satu orang. Harus bersama-sama,” ujarnya.

Menariknya lagi, Supriansa mengaku tetap menikmati kehidupan politik meski kini tidak lagi duduk di parlemen.

Menurutnya, hubungan baik dengan masyarakat, media, LSM, aparat kepolisian, hingga kader lintas partai justru menjadi hal paling berharga.

β€œHubungan baik itu tidak bisa dinilai dengan materi,” katanya.

Di balik megahnya konsolidasi Golkar di Soppeng hari itu, banyak kader memang datang membawa agenda dan kepentingan politik masing-masing.

Namun Supriansa memilih membawa pesan yang lebih sederhana.

Bahwa dalam politik, orang bisa saja kehilangan jabatan.

Tapi jangan sampai kehilangan loyalitas dan persahabatan. (*)

K
Katasulsel.com
Ikuti kami di media sosial
Berita terbaru Katasulsel juga hadir di Instagram dan TikTok.
Follow Katasulsel untuk update berita terbaru