Pinrang dikenal sebagai daerah yang membentang dari kawasan pesisir hingga pegunungan. Letaknya yang berbatasan dengan Selat Makassar menjadikan wilayah ini memiliki kekuatan pada sektor pertanian, perikanan, serta jalur perdagangan pesisir barat Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Sidrap berada di jalur strategis daratan tengah Sulsel dan selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Sektor pertanian, peternakan, hingga pengembangan energi terbarukan menjadi kekuatan utama daerah ini.

Dari sisi jumlah penduduk, Pinrang juga tercatat lebih banyak dibanding Sidrap.

Kabupaten Pinrang dihuni sekitar 420 ribu jiwa, sedangkan Sidrap berada di kisaran 338 ribu jiwa.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Namun dari sisi produktivitas lahan, Sidrap dikenal lebih intensif dalam pengembangan pertanian padi, jagung, peternakan ayam, serta sapi.

Sebagai dua wilayah inti di Ajatappareng, Sidrap dan Pinrang memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan pangan, distribusi hasil pertanian, hingga aktivitas perdagangan antardaerah di Sulawesi Selatan.

Jadi, jika pertanyaannya “luas mana?”, jawabannya adalah Pinrang lebih luas dari Sidrap. Namun dalam konteks pengaruh ekonomi agraris, keduanya sama-sama menjadi daerah penting dan saling menopang pertumbuhan kawasan Ajatappareng. (*)

Editor
Mengawal akurasi dan kedalaman berita