“Kasus ini menunjukkan pentingnya edukasi keuangan bagi masyarakat. Jangan mudah tergiur janji manis tanpa bukti legalitas yang jelas,” tambah AKP Welfrick.

Hingga kini, polisi masih mendalami laporan tersebut, memanggil saksi, dan pihak terkait. Kasus investasi bodong di Sidrap ini diprediksi akan menjadi sorotan publik dalam beberapa pekan ke depan, terutama karena jumlah korban terus bertambah dan nilai kerugian yang cukup besar. (*)

K
Katasulsel.com
Ikuti kami di media sosial
Berita terbaru Katasulsel juga hadir di Instagram dan TikTok.
Follow Katasulsel untuk update berita terbaru