Sidrap, Katasulsel.com — Di tengah zaman serba cepat dan semua bisa dibayar dengan uang, di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) masih ada satu tradisi yang bertahan tanpa kehilangan makna: Mappatettong Bola.

Secara harfiah, “Mappatettong Bola” berarti mendirikan rumah.

Tapi bagi masyarakat Sulawesi Selatan, khususnya di Sidrap, maknanya jauh lebih dalam dari sekadar membangun bangunan.

Ini adalah momen ketika satu rumah berdiri bukan karena satu orang, tapi karena satu kampung ikut turun tangan.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Tradisi ini masih kuat hidup di Sidrap, terutama saat warga membangun rumah panggung. Begitu kayu mulai disusun dan tiang mulai ditegakkan, masyarakat sekitar datang tanpa harus dipanggil berkali-kali.

Tidak ada hitung-hitungan upah, tidak ada kalkulasi jasa. Yang ada hanya kesadaran bersama: hari ini rumahnya dia, besok bisa rumah kita.

Di lokasi, suasana biasanya berubah jadi seperti “festival kerja bersama”. Orang-orang berdatangan, sebagian mengangkat kayu, sebagian menahan tiang, sebagian lagi mengatur posisi. Semua bergerak tanpa komando formal, tapi tetap rapi.

Yang menarik, Mappatettong Bola bukan hanya soal fisik rumah yang berdiri. Tapi juga soal ikatan sosial yang ikut ditegakkan bersama-sama. Rumah yang berdiri dianggap sebagai simbol bahwa hubungan antarwarga masih hidup, masih saling menopang.

Di Sidrap, tradisi ini menjadi pengingat bahwa sebelum ada kontraktor, sebelum ada alat berat, ada yang lebih kuat: gotong royong.

Dan di tengah perubahan zaman, Mappatettong Bola seperti pesan diam-diam dari kampung-kampung Sidrap: bahwa rumah bukan hanya soal siapa yang membangun, tapi soal siapa saja yang mau ikut berdiri di sampingnya. (*)

Mengawal akurasi dan kedalaman berita

Update terbaru: 19 Mei 2026 12:12 WIB