Sidrap, Katasulsel.com – Fakultas Sains dan Teknologi (FAST) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) melakukan sinkronisasi kurikulum bersama Rektor UMS Rappang Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si. Kegiatan tersebut digelar di Lantai 5 Gedung Rektorat UMS Rappang, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan ini diikuti jajaran FAST UMS Rappang, mulai dari dekan, wakil dekan, ketua program studi (kaprodi), hingga dosen. Sementara Rektor UMS Rappang mengikuti kegiatan tersebut secara daring.

Dekan FAST UMS Rappang Dr. Ir. Reza Asra, S.TP., M.P., IPM., melalui Wakil Dekan I FAST Aksal Mursalat, S.P., M.Si., mengatakan sinkronisasi tersebut dilakukan untuk menyelaraskan pelaksanaan kurikulum dengan arah pengembangan pendidikan di UMS Rappang.

Menurut Aksal, salah satu pembahasan utama dalam kegiatan tersebut adalah sinkronisasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE). Kurikulum tidak hanya diarahkan pada proses pembelajaran, tetapi juga pada capaian pembelajaran yang harus dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan.

“Sinkronisasi ini membahas bagaimana kurikulum berbasis OBE dapat diimplementasikan secara lebih terarah dalam proses pembelajaran di FAST. Karena itu, capaian pembelajaran, proses pembelajaran, hingga evaluasinya harus saling terhubung,” kata Aksal.

Selain OBE, pembahasan juga mencakup implementasi sistem pembelajaran melalui PPEPP, yakni Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan.

Aksal menjelaskan, penerapan PPEPP menjadi bagian penting dalam memastikan proses pembelajaran berjalan secara sistematis. Setiap tahapan perlu dilakukan dan dievaluasi untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan kurikulum telah mencapai target yang ditetapkan.

“Melalui PPEPP, kita tidak berhenti pada penetapan kurikulum. Ada proses pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan. Jadi, setiap proses harus memiliki tindak lanjut agar kualitas pembelajaran terus meningkat,” jelasnya.

Ia berharap hasil sinkronisasi tersebut dapat menjadi acuan bagi seluruh program studi di lingkungan FAST UMS Rappang dalam mengembangkan dan mengimplementasikan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tuntutan dunia kerja.

“Kami berharap hasil sinkronisasi ini dapat ditindaklanjuti oleh seluruh program studi dan dosen. Kurikulum yang disusun harus benar-benar memberikan pengalaman belajar yang relevan dan menghasilkan lulusan sesuai dengan capaian yang ditargetkan,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UMS Rappang Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si., yang mengikuti kegiatan secara daring, menekankan pentingnya sinkronisasi kurikulum sebagai bagian dari penguatan mutu akademik di lingkungan perguruan tinggi.

Ia mengatakan kurikulum harus terus disesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebutuhan masyarakat, dan tuntutan dunia kerja. Menurutnya, penerapan OBE dan PPEPP perlu dilakukan secara konsisten agar proses pendidikan memiliki arah dan ukuran capaian yang jelas.

“Sinkronisasi kurikulum ini penting untuk memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai dengan visi dan arah pengembangan UMS Rappang. Kurikulum harus menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta perkembangan zaman,” kata Prof. Jamaluddin.

Prof. Jamaluddin juga mendorong jajaran FAST dan program studi untuk tidak menjadikan kurikulum hanya sebagai dokumen akademik, tetapi sebagai instrumen yang benar-benar diterapkan dalam proses pembelajaran. (*)