Jakarta, katasulsel.com — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mulai memperlihatkan bahwa dirinya bukan sekadar pendatang baru di pentas balap dunia. Penampilan impresif sepanjang Moto3 2026 menjadi modal penting untuk menatap musim berikutnya.
Veda bahkan diproyeksikan memiliki peran lebih besar bersama Honda Team Asia, yang dikabarkan berganti identitas menjadi Honda HRC Asia, pada Moto3 2027.
Performa pembalap asal Indonesia itu sepanjang musim ini menjadi alasan kuat mengapa namanya semakin diperhitungkan. Hingga memasuki seri-seri akhir kejuaraan, Veda tercatat menempati posisi ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 131 poin.
Catatan tersebut menempatkannya sebagai pembalap Asia dengan posisi tertinggi dalam persaingan Moto3 musim ini.
Bukan hanya konsisten mengumpulkan poin, Veda juga berhasil menorehkan sejumlah pencapaian penting. Salah satunya adalah pole position di Moto3 GP Australia, Sirkuit Phillip Island. Prestasi itu menjadi catatan bersejarah karena Veda tercatat sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih pole position di Kejuaraan Dunia Grand Prix.
Kiprahnya di lintasan juga dihiasi dua kali finis podium. Salah satu pencapaian paling menyita perhatian terjadi di Moto3 GP Malaysia, Sirkuit Sepang, pada 1 November 2026. Veda berhasil mengakhiri balapan di posisi kedua atau runner-up.
Hasil tersebut semakin mempertegas kapasitasnya bersaing dengan para pembalap muda terbaik dunia di kelas Moto3.
Memasuki musim 2027, masa depan Veda menjadi salah satu perhatian dalam bursa transfer pembalap. Sejumlah tim telah mengumumkan komposisi masing-masing, termasuk CFMOTO Aspar Team yang memilih Marco Morelli dan Carlos Cano.
Dengan demikian, peluang Veda untuk bergabung dengan Aspar semakin tertutup. Honda Team Asia atau Honda HRC Asia pun menjadi tim yang paling banyak dikaitkan dengan kelanjutan kariernya.
Jika tetap bertahan, Moto3 2027 akan menjadi musim kedua Veda di kelas tersebut. Pengalaman satu musim penuh diharapkan membuatnya semakin matang dalam membaca strategi balapan, menjaga konsistensi, dan menghadapi tekanan kompetisi.
Lebih dari sekadar mempertahankan tempat di grid, musim depan bisa menjadi kesempatan bagi Veda untuk meningkatkan pencapaian dan bersaing lebih dekat dengan barisan terdepan.
Meski demikian, komposisi resmi Honda HRC Asia untuk Moto3 2027 masih dinantikan. Belum ada pengumuman final yang memastikan posisi Veda di tim tersebut.
Satu hal yang sudah terlihat, Veda telah membawa nama Indonesia ke persaingan yang semakin kompetitif. Tantangan berikutnya adalah menjaga momentum dan membuktikan bahwa prestasi musim 2026 bukan sekadar kejutan, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju level yang lebih tinggi.(*)


