Jakarta, Katasulsel.com ā Euforia kemenangan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 belum juga mereda. Setelah menumbangkan Thailand dan mengangkat trofi edisi perdana turnamen tersebut, satu pertanyaan mulai ramai diperbincangkan publik: berapa uang yang akan diterima para pemain Garuda?
Yang sudah pasti, Indonesia sebagai juara memperoleh hadiah resmi sebesar US$650.000 atau sekitar Rp11,6 miliar. Nilai itu menjadi hadiah terbesar yang pernah diterima Timnas Indonesia dari ajang sepak bola kawasan Asia Tenggara.
Namun menariknya, hingga kini belum ada angka resmi mengenai bonus yang akan diterima masing-masing pemain maupun tim pelatih.
Presiden Prabowo Subianto yang hadir langsung menyaksikan laga final memastikan para pemain akan mendapatkan apresiasi atas pencapaian bersejarah tersebut. Akan tetapi, urusan teknis mengenai besaran bonus dan mekanisme pembagiannya diserahkan kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Kalau Dibagi Rata, Berapa Jatahnya?
Secara matematis, hadiah Rp11,6 miliar memang terlihat fantastis.
Jika dana tersebut dibagikan kepada sekitar 23 pemain dan 10 anggota tim pelatih serta staf pendukung, total sekitar 33 orang, maka rata-rata setiap orang berpotensi menerima sekitar Rp350 juta.
Namun dalam praktiknya, pembagian hadiah di dunia sepak bola hampir tidak pernah dilakukan secara rata.
Biasanya terdapat sejumlah komponen yang menjadi pertimbangan, mulai dari menit bermain, kontribusi selama turnamen, status pemain inti atau cadangan, hingga peran staf dan pelatih.
Artinya, pemain yang menjadi tulang punggung tim kemungkinan memperoleh bagian lebih besar dibanding mereka yang minim tampil sepanjang turnamen.
Hadiah Resmi Belum Termasuk Bonus
Nilai Rp11,6 miliar tersebut juga belum tentu menjadi satu-satunya pemasukan bagi skuad Garuda.
Dalam berbagai turnamen sebelumnya, bonus tambahan sering datang dari pemerintah, sponsor, BUMN, hingga pihak swasta yang ingin memberikan penghargaan atas prestasi tim nasional.
Karena itu, nominal yang akhirnya diterima para pemain bisa saja jauh lebih besar dibanding hadiah resmi turnamen.
Bahkan, sejumlah pengamat memperkirakan total apresiasi yang diterima skuad Garuda berpotensi melampaui nilai hadiah juara itu sendiri apabila bonus dari berbagai pihak mulai mengalir dalam beberapa pekan ke depan.
Juara yang Mengubah Sejarah
Lebih dari sekadar uang, keberhasilan Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi catatan penting dalam sejarah sepak bola nasional.
Untuk pertama kalinya, Indonesia berhasil mengangkat trofi pada era baru kompetisi ASEAN yang kini berada di bawah payung FIFA.
Prestasi tersebut sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan sepak bola yang tengah naik daun di kawasan Asia Tenggara.
Kini, setelah pesta juara usai, publik menunggu dua hal: berapa besar bonus yang akan diumumkan PSSI, dan sejauh mana momentum kemenangan ini bisa menjadi pijakan menuju target yang lebih besar, yakni bersaing di level Asia bahkan dunia.
Satu hal yang pasti, trofi sudah berada di tangan. Tinggal menunggu berapa angka yang akan masuk ke rekening para pahlawan Garuda. (*)
