Sidrap, Katasulsel.com β Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, menekankan pentingnya kolaborasi hingga tingkat desa dalam upaya pencegahan dan penanggulangan AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan malaria.
Hal tersebut disampaikan saat membuka Pertemuan Penguatan Forum Kemitraan untuk Pencegahan dan Penanggulangan AIDS, TBC, dan Malaria yang bersumber dari anggaran desa di Kabupaten Sidrap. Kegiatan berlangsung di Ballroom Al-Ghoni, Hotel Grand Sidny, Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Selasa (22/9/2026).
Turut hadir Kepala Bapperida Sidrap Herwin, Kepala Dinas Kesehatan Ishak Kenre, Kepala Dinas Pemdes PPA Andi Surya Praja Hadiningrat, serta peserta yang terdiri atas perwakilan puskesmas, camat, pemerintah desa, dan pendamping desa terkait.
Dalam arahannya, Nurkanaah menyampaikan pencegahan dan penanggulangan AIDS, TBC, dan malaria membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Penanganan persoalan kesehatan, menurutnya, tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan sinergi hingga tingkat desa dan masyarakat.
βForum ini menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi dan kemitraan. Kita ingin semua pihak memiliki kepedulian dan tanggung jawab bersama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan AIDS, TBC, dan malaria,β ujar Nurkanaah.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan anggaran desa secara tepat untuk mendukung program kesehatan masyarakat. Pemerintah desa memiliki peran strategis karena berada paling dekat dengan masyarakat dan dapat membantu mengidentifikasi serta menangani berbagai persoalan kesehatan sejak dini.
Nurkanaah berpesan kepada seluruh peserta agar menjadi pionir dalam mengedukasi dan menggerakkan masyarakat. Upaya tersebut, katanya, dapat dimulai dari lingkungan keluarga, kemudian lingkungan sekitar hingga masyarakat di desa.
βSaya berharap bapak dan ibu yang hadir dapat menjadi pionir, mulai dari lingkaran keluarga, masyarakat, sampai di desa. Mari kita bersama-sama memberikan pemahaman dan mengajak masyarakat untuk peduli terhadap kesehatan,β pesannya.
Ia berharap pertemuan tersebut tidak berhenti pada koordinasi semata, tetapi menghasilkan langkah nyata dan kolaborasi berkelanjutan dalam mendukung terwujudnya masyarakat Sidrap yang sehat dan sejahtera.
βKalau kita bergerak bersama, saling menguatkan dan berkolaborasi, Insya Allah upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit ini dapat dilakukan dengan lebih baik,β pungkasnya. (*)
