Example 650x100

Sidrap, katasulsel.com — Sidrap kembali dihebohkan dengan kebakaran hebat yang melahap satu unit rumah panggung milik seorang ustadz.

Insiden itu terjadi pada Kamis, 6 Maret 2025, sekitar pukul 15.45 WITA di Dusun 1 Sudatu, Desa Teteaji, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap.

Rumah megah milik Ustadz Abdul Rahman Dahlan, ludes terpanggang api sore itu.

Example 970x970

Berikut ini kronologi dan beberapa fakta dibalik terbakarnya rumah tersebut;

Api Bermula dari Plafon

Kebakaran ini berawal dari percikan api yang muncul di plafon teras rumah. Plafon yang terbuat dari bahan profil lembar sari diduga mengalami masalah listrik hingga memicu percikan api.

Saksi pertama yang melihat kejadian ini adalah Amir (45), seorang petani yang juga ipar korban.

Ia melihat percikan api pada bola lampu di teras rumah dan segera berlari untuk mencoba memadamkan api. Namun, bahan plafon yang mudah terbakar justru membuat api semakin cepat menjalar.

Saksi lainnya, Nasir (32), yang tinggal di desa yang sama, juga melihat kejadian itu dan segera membantu Amir serta warga sekitar untuk melakukan pemadaman dengan alat seadanya.

Namun, upaya mereka tak membuahkan hasil karena api sudah terlanjur membesar.

Pemadam Kebakaran Turun Tangan

Sepuluh menit setelah kebakaran terjadi, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Tim pemadam yang dipimpin oleh Kepala Bidang Damkar, Arifuddin ST, bergerak cepat untuk menjinakkan si jago merah.

Dibantu oleh personel Polsek Tellu Limpoe dan warga sekitar, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WITA.

Kerugian Besar, Beruntung Tanpa Korban Jiwa

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian materi mencapai Rp 350 juta. Barang-barang berharga yang ikut terbakar antara lain:

-Perabot rumah tangga dan alat elektronik
-Satu set mesin filling cup 2 line

Pemilik rumah, Ustadz Abd Rahman Masnaeni (42), yang berprofesi sebagai PPPK di Kementerian Agama Sidrap, hanya bisa pasrah melihat rumahnya luluh lantak.

Penyebab Masih Diselidiki

Meskipun dugaan awal kebakaran berasal dari korsleting listrik di bagian plafon, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan rutin instalasi listrik, terutama di rumah dengan material yang mudah terbakar.

Kebakaran ini menambah daftar panjang insiden serupa yang sering terjadi di Sidrap.

Warga diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.(*)