Example 650x100

Jakarta, katasulsel.com – Timnas Indonesia kembali mendapat amunisi baru. Kali ini, bukan sembarang pemain.

Emil Audero Mulyadi, Joey Mathijs Pelupessy, dan Dean Ruben James resmi mengantongi paspor Merah Putih.

Proses naturalisasi mereka rampung setelah pengambilan sumpah kewarganegaraan di Roma, Senin (10/3).

Example 970x970

Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, Nico Afinta, memimpin langsung seremoni tersebut.

“Ini bukan sekadar perubahan status. Ini tentang harapan besar. Tentang mimpi membangun sepak bola Indonesia yang lebih maju,” tegas Nico.

Kehadiran tiga pemain diaspora ini menambah kedalaman skuad Garuda. Emil Audero, kiper jebolan akademi Juventus, bakal menjadi tembok kokoh di bawah mistar.

Pelupessy, gelandang petarung dengan pengalaman di liga Eropa, siap menjadi jenderal lapangan tengah.

Sementara Dean Ruben, bek jangkung nan lugas, diproyeksikan sebagai benteng pertahanan yang sulit ditembus.

Bersambung…

Proses naturalisasi ini tak sembarangan. Butuh rekomendasi dari berbagai pihak, termasuk Tim Pemeriksa dan Penelitian Pemberian Pewarganegaraan (TP4), DPR RI, hingga PSSI. Semua demi satu tujuan: prestasi Timnas di level dunia.

Garuda tak ingin sekadar terbang rendah. Targetnya jelas: menembus Piala Dunia 2026, berprestasi di Piala Asia 2027, dan masuk 100 besar peringkat FIFA. Presiden Prabowo pun menaruh harapan besar.

“Pemerintah mendukung penuh langkah ini. Naturalisasi bukan sekadar tren, tapi bagian dari strategi membangun sepak bola nasional yang lebih kompetitif,” ujar Direktur Jenderal AHU, Widodo.

Di balik euforia ini, ada tanggung jawab besar. Emil Audero dkk bukan hanya menggenggam paspor Indonesia, tapi juga membawa beban ekspektasi jutaan suporter.

Kini, bola ada di kaki mereka. Garuda butuh lebih dari sekadar nama besar. Saatnya membuktikan diri di lapangan. (*)