Sidrap, Katasulsel.com — Stadion Ganggawa, Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, menjadi panggung duel penuh emosi pada babak delapan besar Sidrap Cup 2026. Pertemuan Bone FC kontra Asa FC Sulbar, Sabtu (20/6/2026), menghadirkan pertandingan ketat yang harus ditentukan lewat drama adu penalti.
Sejak menit awal, kedua tim langsung memperlihatkan ambisi besar untuk merebut tiket semifinal. Bone FC yang tampil dengan balutan merah putih mencoba mengambil inisiatif serangan, sementara Asa FC Sulbar dengan kostum oranye-hitam tampil disiplin dan menunggu celah.
Tempo pertandingan berjalan cepat. Jual beli serangan terjadi hampir sepanjang babak pertama. Kedua tim sama-sama memiliki peluang, namun rapatnya pertahanan membuat bola selalu gagal bersarang di gawang lawan.
Hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama, termasuk tambahan waktu dua menit, skor masih bertahan imbang tanpa gol.
Memasuki paruh kedua laga, tensi pertandingan semakin meninggi. Bone FC dan Asa FC Sulbar terus meningkatkan tekanan. Setiap serangan yang dibangun mampu memancing sorakan penonton di Stadion Ganggawa.
Namun, barisan pertahanan kedua tim tampil solid. Para penjaga gawang juga menunjukkan performa apik dengan menggagalkan sejumlah peluang berbahaya..
Empat menit tambahan waktu di penghujung pertandingan menjadi momen menegangkan. Kedua tim masih berusaha mencari gol kemenangan, tetapi skor 0-0 tetap bertahan hingga laga usai.
Pemenang pun harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam drama dari titik 12 pas tersebut, Asa FC Sulbar tampil lebih siap menghadapi tekanan. Wakil Sulawesi Barat itu sukses menuntaskan empat eksekusi penalti dan mengamankan kemenangan 4-2.
Sementara Bone FC harus menerima kenyataan pahit setelah dua peluang penalti gagal dikonversi. Satu tendangan berhasil digagalkan kiper Asa FC Sulbar, sedangkan satu eksekusi lainnya melambung di atas mistar.
Kemenangan ini membawa Asa FC Sulbar melaju ke babak semifinal Sidrap Cup 2026. Adapun Bone FC harus mengakhiri perjuangan mereka setelah memberikan perlawanan sengit dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga detik terakhir. (*)
