Made Widyastuti
Sidrap, katasulsel.com β Pemenuhan gizi yang baik selama masa kehamilan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin. Namun, selain kandungan gizi, aspek keamanan pangan juga perlu mendapat perhatian agar makanan yang dikonsumsi tidak menjadi sumber penyakit.
Melalui program KAWAL BAH (Keluarga Pengawal Bahan Asal Hewan yang ASUH), Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin Angkatan 69 menggelar edukasi kesehatan bagi ibu hamil di Desa Bila, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang. Program ini mengangkat tema βEdukasi Manajemen Pengolahan dan Higiene Bahan Pangan Asal Hewan untuk Ibu Hamilβ.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai pentingnya memilih, mengolah, dan mengonsumsi bahan pangan asal hewan yang memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH). Edukasi ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan penyakit yang ditularkan melalui makanan (foodborne disease) yang berisiko mengganggu kesehatan ibu maupun janin.
Dalam penyuluhan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai cara memilih bahan pangan asal hewan yang berkualitas, menjaga kebersihan selama proses pengolahan, serta memastikan makanan dimasak hingga matang sempurna sebelum dikonsumsi.
Mahasiswa KKN juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya higiene personal dan sanitasi lingkungan saat menyiapkan makanan. Selain itu, peserta dikenalkan dengan sejumlah penyakit yang dapat ditularkan melalui pangan, seperti Salmonellosis, infeksi Escherichia coli, Listeriosis, dan Campylobacteriosis yang dapat muncul akibat pengolahan makanan yang kurang tepat.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para ibu hamil tampak antusias mengikuti materi serta berbagi pengalaman terkait pengelolaan makanan sehari-hari di rumah.
Melalui program KAWAL BAH, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin berharap para ibu hamil dapat menjadi pelopor dalam menyediakan pangan keluarga yang aman dan bergizi. Pengetahuan mengenai keamanan pangan asal hewan diharapkan mampu membentuk pola konsumsi yang lebih sehat sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat makanan yang tidak memenuhi standar keamanan.
Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pangan asal hewan yang ASUH bagi kesehatan ibu, janin, dan keluarga.(*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
π Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini
Berita Sidrap Terkait
- Pererat Sinergi, Kapolres Sidrap Sowan ke Wakil Bupati Sidrap
- Babinsa di Sidrap Turun Langsung Latih Pasukan Pengibar Bendera, Camat Ridwan: Terima Kasih TNI
- Wabup Nurkanaah Sambut Kunjungan Kapolres Sidrap, Bangun Kolaborasi Demi Pelayanan Terbaik
- Tingkatkan Keselamatan Pengunjung, Mahasiswa KKN Unhas Ahmad Imam Ilyas Luncurkan Video Safety Induction di Puskesmas Pangkajene Sidrap
- ASN Sidrap Diminta Lepas LPG 3 Kg, Jatah Rakyat Kecil Jangan Direbut
- Cegah Penyalahgunaan, Kapolres Sidrap Cek Senjata Api Personel
- Kabar Gembira! Sidrap Kebagian Tambahan 34 Persen LPG 3 Kg, Warga Tak Perlu Panik Berebut Gas
- Mahasiswa Fakultas Hukum Unhas Edukasi Siswa SMAN 7 Sidrap tentang Bahaya Pencemaran Nama Baik di Media Sosial
Topik Utama: Berita Sidrap
