Sidrap, Katasulsel.com – Kodim 1420/Sidrap menggelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) sebagai bagian dari kegiatan Bakti Kesehatan dalam rangka memperingati HUT TNI ke-81 Tahun 2026 dengan tema β€œTNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju”, bertempat di Aula Makodim 1420/Sidrap, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Majelling Wattang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Sabtu (19/09/2026).

Kegiatan pelatihan menghadirkan pemateri Serka Sabil Rahmat yang memberikan materi dan praktik mengenai Bantuan Hidup Dasar serta langkah-langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan saat menghadapi kondisi kegawatdaruratan.

Kasdim 1420/Sidrap Mayor Inf. Wahyudi, S.E., mewakili Dandim 1420/Sidrap, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam memberikan pertolongan pertama.

β€œKegiatan ini diharapkan dapat diikuti dengan baik sehingga ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat bermanfaat serta diterapkan ketika menghadapi situasi kegawatdaruratan di lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan Bakti Kesehatan diharapkan dapat semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Perwira Staf Kodim 1420/Sidrap, para Danramil jajaran Kodim 1420/Sidrap, Kaposkes 14.09.19 Sidrap Pelda H. Ambo Meru beserta anggota, perwakilan staf desa/kelurahan Kecamatan Maritengngae, mahasiswa KKN Reguler dan KKN Tematik UNM, serta warga sekitar Makodim 1420/Sidrap.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi BHD, sesi tanya jawab, doa dan penutupan. Seluruh rangkaian kegiatan selesai pada pukul 09.00 WITA dalam keadaan aman dan lancar.

Pelatihan BHD ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat maupun tenaga kesehatan dalam memberikan pertolongan pertama, khususnya dalam menghadapi kondisi darurat, sehingga dapat memberikan penanganan awal secara tepat sebelum mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut. (*)