Sidikalang, Katasulses.com, Sidikalang — Wisuda merupakan momen paling dinanti orang tua dan keluarga termasuk mahasiswa. Perjuangan panjang telah membuahkan hasil ditandai sandangan gelar di sisi nama.
Air mata haru, foto ceria dan ragam agenda dihelat sebelum dan sesudah pengukuhan. Acara dirangkai sesuai kondisi keluarga masing-masing.
Lain latar belakang, tentu lain pula rasa. Bagi orang tua yang memeras keringat hingga menembus tembok batu, nuasanya, tentu istimewa.
Wisuda Universitas Sumatera Utara (USU) Medan digelar Rabu-Jumat (6-9/502026) masih segar dalam ingatan pasangan suami istri Hasiholan Sianturi-Samsiah Solin beralamat di Jalan Pakpak Sidikalang Kabupaten Dairi.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Begitu juga bagi pasangan Kuatson Siboro-Lamria boru Ujung warga Jalan Ahmad Yani Kelurahan Batang Beruh Sidikalang, dipastikan punya kesan istimewa. Kenapa, kedua keluarga ini berada dalam keterbatasan namun si buah hati mereka berhasil menyelesaikan studi dengan nilai cumlaude dan skor tertinggi di jurusan masing-masing.
Livia Anastasia Sianturi, putri Hasiholan resmi menyandang gelar dokter dengan Indeks Prestasi 3,99. Dan, apt Sabrina Sabatini S Farm si buah hati dari Kuatson mengantongi skor penuh. Indeks Prestasi 4,0. Perfect! Semua nilai A.
“Satu iris lagi biar sempurna. Ada 1 nilai B-plus yang mestinya A. Kabarnya, ada kelalaian admin”, kata Hasiholan sehari-hari disapa Acun diwawancarai di Sidikalang, Sabtu (23/5).
Acun mengungapkan, biaya untuk kedokteran sangat besar. Terkadang, oyong juga darimana cari duit. Namun baginya, masa depan anak jauh lebih penting.
“Tidur di gubuk di ladangpun saya rela. Yang penting, anak bisa meraih mimpi. My daughters must be better than me”, kata Acun.
………………..
