Sidrap, Katasulsel.com – Ramadan jadi momentum bergerak. Bukan hanya beribadah. Tapi juga berbagi.
Itu yang dilakukan Partai NasDem Kabupaten Sidrap, Kamis, 26 Februari 2026.
Mengusung tema “NasDem Berbagi untuk Merajut Kebersamaan”, jajaran DPD NasDem Sidrap turun langsung ke jalan-jalan di Rappang, Kecamatan Panca Rijang—wilayah utara Sidrap yang dikenal cukup ramai menjelang waktu berbuka.
Tak ada panggung. Tak ada spanduk besar berlebihan. Yang ada hanya kader-kader berdiri di tepi jalan, membawa paket takjil.
Ketua DPD NasDem Sidrap, Samsumarlin, memimpin langsung kegiatan itu. Ia tak sekadar mengawasi. Ia ikut membagikan takjil. Menyapa pengendara. Berjabat tangan dengan warga.
Satu per satu motor melambat. Kaca mobil terbuka. Senyum dan ucapan terima kasih bersahutan.
Bagi NasDem, ini bukan agenda seremonial. Ramadan dimaknai sebagai ruang memperkuat silaturahmi. Momentum untuk kembali menyentuh masyarakat secara langsung.
“Berbagi itu sederhana. Tapi maknanya besar kalau dilakukan bersama,” begitu pesan yang ingin ditegaskan lewat kegiatan ini.
Rappang dipilih bukan tanpa alasan. Aktivitas warga di sore hari cukup padat. Banyak yang masih di perjalanan saat azan magrib mendekat. Takjil yang dibagikan diharapkan bisa membantu mereka berbuka tepat waktu.
Kehadiran pengurus partai di tengah masyarakat juga menjadi penegasan bahwa komunikasi politik tak boleh terputus setelah pesta demokrasi usai.
Politik harus tetap membumi.
Kegiatan berlangsung tertib. Tanpa keramaian berlebihan. Tanpa mengganggu arus lalu lintas.
Bagi warga, yang terpenting bukan siapa yang memberi. Tapi perhatian yang ditunjukkan.
Ramadan memang selalu jadi momen tepat untuk merajut ulang kebersamaan. Dan NasDem Sidrap memilih melakukannya dengan cara sederhana: turun ke jalan dan berbagi.(*)



Tinggalkan Balasan